Delapan Partai Deklarasi Dukung Ning Ita Maju Pilkada Mojokerto 2024

Delapan partai politik deklarasi dukung Ning Ita.(Blok-a.com/Syahrul Wijaya)

Mojokerto, blok-a.com – Setelah tujuh partai non-parlemen menyatakan dukungan mereka kepada Ika Puspitasari sekitar satu setengah bulan yang lalu, kini giliran delapan partai yang mendeklarasikan dukungan mereka kepada Ning Ita untuk Pilkada Mojokerto 2024.

Deklarasi tersebut berlangsung di GOR Seni Majapahit, Jalan Gajah Mada, Mojokerto, pada Kamis (4/7/2024) sore.

Acara ini juga dihadiri oleh Partai Persatuan Pembangunan (PPP) dan Partai Gerindra.

Sebelumnya, PPP dan Gerindra telah mengumumkan dukungan mereka kepada pasangan Junaedi Malik dan M Harun untuk Pilkada Kota Mojokerto 2024.

Namun, dalam deklarasi kali ini, kedua partai tersebut menyatakan dukungan mereka kepada Ning Ita, yang saat ini menjabat sebagai Wali Kota Mojokerto periode 2019-2024.

Delapan partai politik yang mendukung Ning Ita adalah PDIP, PAN, Gerindra, PPP, PKS, Golkar, NasDem, dan Demokrat.

Selain itu, tujuh partai pendukung non-parlemen juga ikut serta dalam deklarasi tersebut.

Moeljadi, Ketua DPD PAN Kota Mojokerto dan salah satu juru bicara partai, menegaskan tidak ada keraguan dalam menentukan dukungan kepada Ning Ita.

“Kami telah melihat sendiri kepemimpinan beliau selama lima tahun terakhir. Pembangunan Kota Mojokerto berkembang pesat dan pelayanan publik juga luar biasa,” ujarnya.

Menurut Moeljadi, deklarasi delapan partai ini bukan hanya formalitas, tetapi menunjukkan tekad bulat untuk mengawal Ning Ita selama lima tahun ke depan.

“Mari kita bersama-sama mendukung, mengusung, memilih, dan memenangkan Ning Ita dalam Pilwali nanti,” tambahnya.

Dalam sambutannya, Ning Ita menyatakan bahwa dukungan dari delapan partai ini menunjukkan kedamaian dan sinergi di antara partai politik di Kota Mojokerto.

“Terwujudnya koalisi ini untuk mencapai satu tujuan yang sama dalam pemerintahan Kota Mojokerto lima tahun ke depan,” ungkapnya.

Ning Ita berharap Pilkada 2024 dapat berjalan dengan aman, lancar, dan kondusif, demi terwujudnya demokrasi yang adem di Kota Mojokerto.

“Dengan jumlah penduduk yang hanya 140.000 dan tingkat kepadatan yang sangat tinggi, ketidakstabilan politik dapat berdampak besar terhadap berbagai bidang kehidupan. Saya ingin politik yang adem di Kota Mojokerto, karena dengan kondusifitas yang terjaga, kebijakan-kebijakan untuk memajukan kota ini dan mensejahterakan masyarakat dapat terwujud,” katanya.

Terkait calon wakil wali kota, Ning Ita mengaku proses penentuan pasangan akan sama seperti pada pencalonan sebelumnya.

“Pada pencalonan sebelumnya, keputusan pasangan baru diumumkan saat pendaftaran ke KPU. Mungkin kali ini juga akan seperti itu, ditunggu saja nanti. Dari delapan partai koalisi pengusung, lebih dari separuhnya memiliki kader yang diusulkan untuk mendampingi saya,” pungkasnya.(sya/lio)

Exit mobile version