Agus Black Hoe Dorong Program Pro-Rakyat dan Solidaritas Kader Melalui Forum Sarasehan

Anggota DPRD Provinsi Jawa Timur dari Fraksi PDI Perjuangan, Agus Black Hoe Budianto.
Anggota DPRD Provinsi Jawa Timur dari Fraksi PDI Perjuangan, Agus Black Hoe Budianto.

Magetan, blok-a.com – Dalam upaya memperkuat basis politik, anggota DPRD Provinsi Jawa Timur dari Fraksi PDI Perjuangan, Agus Black Hoe Budianto, SH, MH, menggelar sarasehan kebangsaan bersama jajaran pengurus PDI Perjuangan Magetan, di Aula Hotel Bukit Bintang, Jumat (20/6/2025).

Ketua DPC PDI Perjuangan Magetan, Sujatno, SE, MM, mengakui saat ini PDI Perjuangan belum memiliki posisi di jajaran eksekutif daerah.

Namun, ia menegaskan kondisi itu bukanlah penghalang untuk terus berjuang dan membangun kekuatan politik yang lebih solid.

“Kami sadar posisi kami saat ini belum ideal. Namun dengan kerja keras, pengalaman, dan kekompakan, saya optimis dalam lima tahun ke depan kita bisa merebut kembali kekuasaan politik di Magetan,” ujarnya penuh semangat.

Sementara itu, Agus Budianto mengatakan sarasehan ini adalah strategi konsolidasi politik berbasis akar rumput.

Dia menargetkan kegiatan serupa di 64 titik di wilayah Magetan dan Ngawi untuk pendekatan langsung ke masyarakat dan memperkuat elektabilitas partai.

“Kami ingin menghidupkan kembali kejayaan PDI Perjuangan seperti yang pernah diraih pada 2009. Untuk itu, dibutuhkan kerja kolektif dari seluruh elemen partai dari senior hingga generasi muda,” tegasnya.

Program prioritas kini sedang diperjuangkan melalui Sistem Informasi Pembangunan Daerah (SIPD), antara lain pengadaan mobil siaga untuk desa.

Dia menilai, bantuan keuangan kepada desa dan yayasan merupakan solusi yang lebih tepat dan legal dibanding mekanisme Pokmas yang kerap menimbulkan persoalan administratif.

Tak hanya itu, Agus juga turut memperkenalkan tim asistennya yang akan memastikan komunikasi politik dengan konstituen berjalan intensif dan responsif.

Tak lupa, ia juga meminta masukan dan bimbingan dari para tokoh senior partai agar setiap langkah politik yang diambil tetap sejalan dengan aspirasi rakyat.

“Solidaritas adalah fondasi utama. Tanpa sinergi antara banteng sepuh dan banteng muda, perjuangan menuju 2029 akan berat. Tapi saya percaya, dengan kebersamaan kita bisa menang,” pungkas Agus.(nan/kim)

Exit mobile version