Jombang, blok-a.com — Kecelakaan lalu lintas kembali terjadi di ruas Tol Jombang–Mojokerto (Jomo). Sebuah truk bermuatan buah dengan nomor polisi BE 8047 PZ menabrak kendaraan truk kontainer nopol L 8433 UL di KM 686 jalur B (arah Surabaya menuju Jakarta), Rabu (22/10/2025) sekitar pukul 18.30 WIB.
Meski tidak menimbulkan korban jiwa, insiden ini menyebabkan dua orang mengalami luka ringan serta kerugian materi diperkirakan mencapai puluhan juta rupiah.
Peristiwa tersebut dilaporkan langsung oleh Kasat PJR Ditlantas Polda Jatim, AKBP Hendrix Kusuma Wardhana, S.H., S.I.K., M.H., kepada Dirlantas Polda Jatim.
Berdasarkan hasil olah TKP, truk bermuatan buah yang dikemudikan Moh. Agustin Ardana (23), warga Dusun Sidorejo, Lampung Tengah, melaju dari arah Surabaya menuju Jakarta dengan kecepatan sedang.
Saat tiba di lokasi kejadian, truk menabrak bagian belakang kendaraan kontainer yang berada di depannya.
Pengemudi traktor head, Sujito (60), warga Glagahsari, Kecamatan Sooko, Tuban, mengaku sempat terguncang akibat benturan, namun dipastikan dalam kondisi sehat dan tidak mengalami luka.
Benturan keras membuat kedua kendaraan berhenti di bahu luar jalan tol dengan posisi menghadap ke arah barat.
Akibat kecelakaan tersebut, dua orang mengalami luka ringan, yaitu pengemudi truk Moh. Agustin dan penumpangnya, Untung Ridwan (24), warga Lampung Tengah.
Bagian depan truk buah mengalami kerusakan cukup parah. Kerugian materi kendaraan ditaksir sekitar Rp10 juta. Sementara kerusakan sarana jalan tol masih dalam proses pendataan oleh pengelola Tol Jomo.
AKBP Hendrix menjelaskan, kecelakaan diduga terjadi akibat pengemudi truk kehilangan konsentrasi karena mengantuk.
“Dari hasil olah TKP dan keterangan awal, kecelakaan diduga terjadi akibat pengemudi mengantuk,” ujarnya.
Petugas PJR 311, Aiptu Dewa dan Bripka Arfan, bergerak cepat menangani kecelakaan.
Dalam kesempatan ini, Polda Jatim mengimbau seluruh pengemudi kendaraan berat maupun pribadi untuk tidak memaksakan diri saat merasa lelah atau mengantuk dan agar memanfaatkan rest area yang tersedia di sepanjang jalur tol.
“Jangan paksakan diri saat rasa kantuk datang. Keselamatan jauh lebih penting,” tegas AKBP Hendrix.(sya/lio)




