Tebing Longsor di Blitar, Ini Kondisi 4 Orang yang Tertimbun

caption:Proses Evakuasi Pencarian Korban Tebing Longsor di Blitar, Selasa (2/7/2024) (blok-a/Andik Agus)

Kabupaten Blitar, blok-a.com – Tidak ada hujan, tebing yang berada di Dusun Sukorejo, Desa Bumirejo, Kecamatan Kesamben, Kabupaten Blitar, tiba-tiba longsor.

Akibat tebing longsor itu, bangunan kandang ayam pedaging serta 4 orang tertimbun material longsor. 4 orang itu terdiri dari 3 pekerja dan pemilik kandang ayam pedaging.

Peristiwa tebing longsor ini diketahui sekitar pukul 17.00, Minggu (30/6/2024) petang kemarin lusa.

Kepala Pelaksana BPBD Kabupaten Blitar Ivong Bertryanto membenarkan adanya informasi peristiwa tebing longsor yang menimpa
bangunan kandang ayam pedaging dan menimbun 4 orang.

“Betul mas, 4 orang yang salah satunya merupakan pemilik kandang ayam pedaging yang tertimbun longsoran material.
Namun 1 orang pekerja bernama Anto (23) warga Dusun Sukorejo di Desa Bumirejo, ditemukan selamat. Ia lantas dievakuasi ke RSUD Ngudiwaluyo Wlingi Blitar, akibat mengalami sejumlah luka,” kata Ivong kepada awak media, Selasa (2/7/2024).

“Sementara 3 orang lainnya masih dalam proses pencarian,” sambungnya.

Ivong menjelaskan bahwa tebing longsor itu terjadi karena karena kontur tanah yang labil dengan ketinggian 20 meter, lebar 40 meter dengan kedalaman longsoran 5 meter.

“Luas terdampak sekitar 250 meter, menimpa kandang ayam pedaging yang dilokasi tersebut. Terdapat 4 pekerja kandang dan tertimpa tanah longsor,” terang Ivong lagi.

Sementara Kapolsek Kesamben, AKP Suhartono, tim SAR gabungan dalam pencarian 3 orang yang belum ditemukan, akhirnya sekitar pukul 22.51 WIB, Minggu (30/6/2024) berhasil menemukan 2 korban dalam kondisi meninggal dunia

“Hampir 6 jam proses pencarian, alhamdulilah malam itu Tim SAR Gabungan berhasil menemukan 2 orang korban dalam kondisi meninggal dunia . Keduanya bernama Jarianto, usia 51 tahun, dan Mugiono, 50 tahun,” ujar AKP Suhartono.

Kemudian dilanjutkan pencarian Gunawan yang merupakan pemilik kandang ayam pedaging. Pria berusia 40 tahun ini posisinya berada di sebelah timur atau sejauh 7 meter dari lokasi kejadian tebing longsor.

Namun, proses pencarian terpaksa dihentikan karena sudah larut malam. Selain itu, lanjut Hartono, kontur tanah di lokasi kejadian labil.

” Proses pencarian dilanjutkan hari Senin (1/7/2024) pagi . Namun hingga petang, korban yang merupakan pemilik kandang belum ada tanda tanda ditemukan. Dan proses pencarian tetap dilakukan esuk harinya lagi,” pungkasnya.

Exit mobile version