Pohon Jati Tumbang Tutup Jalan Jatirejo–Lebakjabung Mojokerto, Polisi Lakukan Evakuasi

Petugas terlihat sedang memotong kayu jati yang roboh menutup akses jalan raya.(blok-a.com/Syahrul Wijaya)
Petugas terlihat sedang memotong kayu jati yang roboh menutup akses jalan raya.(blok-a.com/Syahrul Wijaya)

Mojokerto, blok-a.com – Sebatang pohon jati tumbang dan menutup badan jalan penghubung Desa Jatirejo–Desa Lebakjabung, Kecamatan Jatirejo, Kabupaten Mojokerto, Rabu (28/1/2026) siang. Peristiwa tersebut terjadi akibat hujan dengan intensitas tinggi disertai angin kencang.

Kejadian bermula pada sekitar pukul 13.00 WIB, saat wilayah Desa Lebakjabung diguyur hujan deras disertai hembusan angin cukup kuat. Kondisi cuaca ekstrem tersebut menyebabkan sebuah pohon jati dengan diameter kurang lebih 15 sentimeter, tumbang.

Sekitar pukul 13.15 WIB, pohon jati tersebut roboh dan melintang di badan jalan Desa Jatirejo–Desa Lebakjabung. Sehingga menghambat arus lalu lintas warga yang melintas di jalur tersebut.

Mendapat laporan dari masyarakat, personel Polsek Jatirejo segera menuju lokasi guna melakukan pengecekan dan pengamanan tempat kejadian perkara (TKP). Selanjutnya, dilakukan koordinasi dengan instansi terkait guna mempercepat penanganan.

Proses evakuasi dan pembersihan pohon tumbang dilaksanakan mulai pukul 13.15 WIB hingga sekitar pukul 14.15 WIB. Kegiatan tersebut melibatkan personel Polsek Jatirejo, Koramil Jatirejo, BPBD Kabupaten Mojokerto, PMI Kabupaten Mojokerto, serta dibantu oleh warga setempat.

Pembersihan dilakukan menggunakan peralatan gergaji mesin dan alat potong manual hingga pohon berhasil dipindahkan dari badan jalan dan arus lalu lintas kembali normal.

Kapolsek Jatirejo, AKP Agus Setiawan, S.H., M.H., mengatakan bahwa kejadian tersebut murni disebabkan oleh faktor cuaca dan tidak menimbulkan korban jiwa.

“Akibat hujan deras dan angin kencang, satu batang pohon jati tumbang dan menutup badan jalan. Alhamdulillah tidak ada korban jiwa dalam peristiwa ini, dan proses evakuasi dapat diselesaikan dengan cepat berkat kerja sama semua pihak,” ujar AKP Agus Setiawan.

Ia menambahkan, pihak kepolisian bersama instansi terkait akan terus meningkatkan kesiapsiagaan, khususnya menghadapi potensi cuaca ekstrem yang masih dapat terjadi.

“Kami mengimbau masyarakat agar tetap waspada, terutama saat melintas di jalur rawan pohon tumbang ketika hujan deras dan angin kencang,” tambahnya.

Dalam peristiwa tersebut, tidak terdapat kerugian materiil selain satu batang pohon jati yang tumbang. Situasi di lokasi kini telah aman dan kondusif, serta aktivitas masyarakat kembali berjalan normal. (sya/gni)

Exit mobile version