Oleng Lalu Serempetan, Pengendara Beat Tewas di Turen Malang

Oleng Lalu Serempetan, Pengendara Beat Tewas di Turen Malang
Oleng Lalu Serempetan, Pengendara Beat Tewas di Turen Malang

Kabupaten Malang, blok-a.com – Dua kendaraan bermotor terlibat kecelakaan di Jalan Raya Desa Tanggung RT 01 RW 08 Kecamatan Turen Kabupaten Malang, Jumat (30/11/2024) malam.

Peristiwa kecelakaan dua kendaraan motor yakni Honda Beat N-3058-EBD dengan Honda GL100 N-6164-VN, terjadi sekitar pukul 18.30 WIB dilaporkan sekitar pukul 19.00 WIB.

Kanit Gakkum Satlantas Polres Malang Ipda Joko Taruno saat dikonfirmasi awak media mengatakan, untuk identitas pengendara motor Honda Beat bernama Anggeri Santoso (32) warga Desa Wonokerso Kecamatan Pakisaji Kabupaten Malang.

“Korban mengalami luka benturan pada kepala dan meninggal dunia di TKP,” kata Jotar sapaan akrab pria berpangkat balok satu dipundaknya, Minggu (1/12/2024).

Lanjut, untuk identitas pengendara motor Honda GL 100 , diketahui bernama Umar Faruq (22) warga Desa Mayangan, Kecamatan Panggungrejo, Kota. Pasuruan.

Dan yang dibonceng Honda GL 100 bernama Atika Larasati (22) warga Desa Sambigede Kecamatan Sumberpucung, Kabupaten Malang.

“Keduanya mengalami luka lecet dirawat di Klinik Tri Husada Tirtoyudo,” bebernya

Ia mengungkapkan terkait kronologi kecelakaan yang membawa korban jiwa, berawal
saat pengendara motor Honda Beat N-3058-EBD yang dikendarai Anggeri Santoso, melaju dari arah timur – barat dengan kecepatan sedang.
Sesampainya di TKP oleng ke kanan.

Lalu bersamaan dari arah berlawanan melaju Honda GL100 N-6164-VN yang dikendarai oleh Umar berboncengan dengan Atika.

“Karena jarak sudah dekat dan kedua pengendara tidak dapat menguasai rem dan setang hingga terjadi srempetan. Hingga pengendara motor Honda Beat terjatuh ke aspal jalan hingga meninggal dunia,” ungkap Jotar.

Petugas Pos Laka Lantas Turen yang datang ke lokasi kecelakaan langsung melakukan olah TKP,
meminta keterangan saksi, mencari CCTV di sekitar TKP dan mengamankan kedua kendaraan yang terlibat.

” Jenasah korban dievakuasi ke RSUD Kanjuruhan Kepanjen untuk dimitakan Ver,” tukasnya. (ags/bob)

Exit mobile version