Banyuwangi, blok-a.com – Warga Dusun Krajan, Desa Parijatah Kulon, Kecamatan Srono, digegerkan dengan penemuan mayat laki-laki di tepi sungai pada Kamis (20/11/2025) dini hari.
Polisi yang tiba di lokasi tak lama kemudian memastikan identitas korban sebagai Sumardi (30), warga Dusun Gantung, Desa Gendoh, Kecamatan Sempu.
Kapolsek Srono, AKP Sutarkam, mengatakan mayat tersebut pertama kali ditemukan oleh Jaka (35), warga setempat yang bekerja sebagai pencari rosokan.
“Mayat laki-laki tanpa identitas tersebut awalnya ditemukan di tepi sungai Dusun Krajan, Desa Parijatah Kulon sekitar pukul 05.30 WIB. Saksi yang pertamakali menemukan bernama Jaka (35) warga desa setempat yang bekerja sebagai pencari rosokan,” ungkapnya kepada blok-a.com.
Sebelum ditemukan tewas, keluarga Sumardi sempat menginformasikan bahwa ia hilang melalui Facebook dan grup WhatsApp.
“Dari keterangan beberapa tetangga mayat tersebut, sebelumnya korban sudah tidak pulang kerumah selama dua hari,” imbuhnya.
Saksi awalnya mengira temuan itu adalah bangkai kambing. Namun setelah didekati, ia melihat sosok manusia dalam kondisi terlentang.
“Korban ditemukan dalam posisi terlentang dan sudah dikerumuni lalat,” kata AKP Sutarkam.
Saksi lalu memanggil warga untuk memastikan kondisi korban. Identitas Sumardi baru terungkap setelah salah seorang warga mengenalinya dan melaporkan ke Polsek Srono.
Polisi kemudian melakukan penyelidikan dan berkoordinasi dengan Polsek Sempu terkait alamat korban. Hasil pemeriksaan medis menunjukkan tidak ada tanda-tanda kekerasan.
“Kasus ini ditutup setelah keluarga korban menerima kematian korban dan menolak dilakukan otopsi yang dilengkapi dengan surat pernyataan. Setelah dilakukan evakuasi, korban selanjutnya diserahkan kepada keluarganya,” tutup AKP Sutarkam.(kur/lio)




