Kabupaten Malang, blok-a.com – Seorang pria lanjut usia (lansia) tewas usai terserempet Kereta Api Malabar jurusan Bandung-Malang di perlintasan Kepanjen-Pakisaji, tepatnya di area persawahan, Dusun Dawuhan, Desa Jatirejoyoso, Kecamatan Kepanjen, Kabupaten Malang, pada Sabtu (8/2/2025) sekitar pukul 06.32 WIB.
Saat dikonfirmasi, Kapolsek Kepanjen, AKP Subijanto membenarkan peristiwa tersebut. Masinis KA Malabar, Subijanto menyebut, saat kejadian korban diketahui tengah jogging di area perlintasan.
Masinis yang bertugas sempat membunyikan klakson. Namun korban tidak menghiraukan, diduga karena mengalami penurunan pendengaran.
“Informasi dari masinis, bahwa ada seseorang yang sedang jogging di samping perlintasan rel KA, mengetahui hal tersebut dari jarak kurang lebih 100 meter klakson KA sudah dibunyikan berkali-kali namun korban tidak menghiraukan sehingga terjadi tabrakan tersebut,” ungkap Subijanto saat dikonfirmasi blok-a.com, Sabtu (8/2/2025).
Tubuh korban terpental ke area persawahan di sisi timur perlintasan KA dengan jarak kurang lebih lima meter dari rel KA dan korban meninggal dunia di tempat kejadian.
“Korban mengalami luka benturan pada kepala belakang sebelah kanan, lengan kanan dan kiri patah, pergelangan tangan kanan dan kiri patah, pergelangan kaki kanan dan lutut kaki kiri patah,” bebernya.
Dari hasil pemeriksaan kepolisian, korban diketahui bernama Suwarno (66), warga Desa Karangkates, Kecamatan, Sumberpucung, Kabupaten Malang.
Di lokasi kejadian, polisi juga mengamankan sejumlah barang bukti. Di antaranya satu unit handphone, sepasang sepatu olahraga dan satu buah alat bantu pendengaran yang ditemukan di saku celana milik korban.
“Sementara itu, dari pihak keluarga korban, yang bersangkutan mempunyai riwayat pendengaran agak kurang,” tambahnya.
Pihak keluarga korban menolak untuk dilakukan visum et repertum terhadap jenazah korban. Mereka menganggap bahwa ini merupkan murni kecelakaan.
“Keluarga bersedia membuat surat pernyataan penolakan visum atau otopsi dengan diketahui oleh Kades Karangkates Kecamatan Sumberpucung, Kabupaten Malang,” pungkasnya. (ptu/lio)




