Lagi-lagi, Dump Truk Terguling di Depan SPN Mojokerto

Truk yang terguling dan menutup badan jalan di depan SPN, Bangsal, Mojokerto.(blok-a.com/Syahrul Wijaya)
Truk yang terguling dan menutup badan jalan di depan SPN, Bangsal, Mojokerto.(blok-a.com/Syahrul Wijaya)

Mojokerto, blok-a.com – Sebuah kecelakaan tunggal melibatkan dump truk tronton terjadi di Jalan Raya Desa Puloniti, Kecamatan Bangsal, Kabupaten Mojokerto, tepatnya di depan Sekolah Polisi Negara (SPN) Mojokerto, Jumat (25/4/2025) sekitar pukul 04.15 WIB.

Dump truk bernomor polisi S-9330-UN yang dikemudikan Sugianto (56), warga Jl. Kawi No. 47, Kecamatan Ngoro, Kabupaten Jombang, diketahui tengah mengangkut muatan tanah dari Trenggalek menuju PT Arwana di Bangsal, Mojokerto.

Kasatlantas Polres Mojokerto, AKP Ridho Rinaldo Harahap, S.Tr.K., S.I.K., M.H., menjelaskan bahwa kecelakaan diduga terjadi karena kelalaian pengemudi yang kurang konsentrasi saat melintas di lokasi.

Akibatnya, truk kehilangan kendali, menabrak median jalan, lalu terguling.

“Tidak ada korban jiwa maupun luka-luka dalam kejadian ini. Namun, kerugian materi diperkirakan mencapai Rp5 juta,” terang AKP Ridho.

Kecelakaan ini menyebabkan kemacetan total di satu jalur, tepatnya arah dari Mojokerto menuju Mojosari.

Proses evakuasi truk dan pembersihan muatan tanah yang tumpah ke badan jalan memakan waktu cukup lama.

Untuk mengurai kemacetan, Satlantas Polres Mojokerto melakukan rekayasa lalu lintas. Kendaraan dari arah Mojokerto dialihkan ke jalur alternatif melalui pertigaan Pacing – Dlanggu – Kutorejo.

“Untuk menghindari kemacetan panjang, arus kendaraan menuju Mojosari kami alihkan dari pertigaan Pacing ke selatan, melalui Pasar Dlanggu dan keluar di Kutorejo. Pengalihan ini dilakukan hingga proses evakuasi selesai,” tambahnya.

Menurut salah satu warga yang enggan disebut namanya mengatakan, seringnya kecelakaan di tempat tersebut karena minimnya penerangan terutama di median jalan.

“Sering terjadi truk terguling di sini, penerangan jalan harusnya ada di pembatas tengah itu, selama ini yang terjadi kasusnya sama, menabrak pembatas jalan,” ujarnya.(sya/lio)

Exit mobile version