Mojokerto, Blok-a.com – Seorang pria berinisial IKS (46), warga Kota Surabaya, babak belur setelah menjadi sasaran amukan massa, usai diduga mencuri tas milik seorang jemaah yang sedang menunaikan salat di musala Dusun Belor, Desa Kembangbelor, Kecamatan Pacet, Kabupaten Mojokerto, Minggu (5/7/2026) sekitar pukul 14.00 WIB.
Korban diketahui berinisial IS (36), warga Kabupaten Bangkalan, Madura. Tas yang dibawa kabur pelaku berisi dua unit telepon genggam, dompet, uang tunai Rp550 ribu, serta sejumlah barang pribadi lainnya.
Kapolsek Pacet AKP Mohammad Khoirul Umam menjelaskan, peristiwa itu bermula saat korban bersama istri dan keluarganya selesai berwisata di Klurak, Pacet. Mereka kemudian singgah di sebuah musala untuk menunaikan ibadah salat.
“Korban saat itu mengawasi istrinya yang sedang salat dari dekat kamar mandi karena sepeda motornya diparkir di tepi jalan,” kata AKP Umam, Senin (6/7/2026).
Setelah sang istri selesai salat, korban bergantian masuk ke kamar mandi. Tidak lama kemudian, ia mendengar suara sepeda motor melaju dengan kecepatan tinggi sehingga sempat mengira kendaraannya dibawa kabur.
Namun saat keluar dari kamar mandi, sepeda motornya masih berada di lokasi. Korban kemudian menyadari tas berwarna hijau yang sebelumnya diletakkan di belakang istrinya telah hilang.
Korban lantas bertanya kepada sejumlah wisatawan yang sedang makan di sekitar musala. Salah seorang saksi mengaku melihat seorang pria keluar dari musala sambil membawa tas tersebut.
“Warga kemudian memberi tahu korban sehingga korban langsung mengejar pelaku sambil berteriak meminta pelaku berhenti,” jelasnya.
Bukannya berhenti, pelaku justru memacu sepeda motornya lebih kencang untuk menghindari kejaran korban. Saat tiba di wilayah Desa Claket, pelaku melihat adanya kerumunan warga yang tengah menggelar acara Gledekan.
Karena panik, pelaku melemparkan tas milik korban dan menyerahkannya kembali saat masih berada di atas sepeda motor. Korban berhasil mengambil tas tersebut, sedangkan pelaku terus berusaha melarikan diri.
“Warga yang mengetahui kejadian itu langsung berteriak ‘maling’. Pelaku kemudian dihadang hingga terjatuh sebelum akhirnya diamankan warga,” terang AKP Umam.
Emosi warga yang tersulut membuat pelaku sempat menjadi sasaran amukan massa hingga mengalami luka di bagian wajah dan hidung. Beruntung, perangkat Desa Claket segera mengamankan pelaku sebelum menyerahkannya ke Polsek Pacet.
Petugas kepolisian kemudian membawa IKS ke RSUD Sumberglagah untuk mendapatkan perawatan medis akibat luka yang dideritanya.
Akibat kejadian tersebut, korban diperkirakan mengalami kerugian sekitar Rp3 juta. Korban selanjutnya melaporkan kasus tersebut ke Polsek Pacet untuk diproses sesuai hukum yang berlaku.
Dari tangan terduga pelaku, polisi mengamankan sejumlah barang bukti berupa sebuah tas selempang berisi dua unit telepon genggam, dompet, uang tunai Rp550 ribu, kacamata hitam, serta satu unit sepeda motor Honda ADV warna cokelat tanpa dilengkapi pelat nomor.
Saat ini, penyidik Polsek Pacet masih melakukan pemeriksaan lebih lanjut untuk mendalami kasus dugaan pencurian tersebut.(Sya)




