Kembali Terjadi Upaya Bunuh Diri di Tengah Pencarian Korban Sungai Rolak Songo Mojokerto

Perempuan yang mencoba mengakhiri hidupnya di Rolak Songo pingsan usai diselamatkan Polisi.(blok-a.com/Syahrul Wijaya)
Perempuan yang mencoba mengakhiri hidupnya di Rolak Songo pingsan usai diselamatkan Polisi.(blok-a.com/Syahrul Wijaya)

Mojokerto, blok-a.com – Suasana pencarian korban bunuh diri di Sungai Brantas Rolak Songo, Mojokerto, Rabu sore (2/7/2025), mendadak berubah tegang. Saat petugas tengah menyisir aliran sungai untuk mencari Sieyusafa Romahdhona (20), warga Karangnongko, Sidoarjo, seorang perempuan tiba-tiba berusaha melakukan aksi serupa.

Perempuan itu diketahui berinisial AT (28), warga Gedongan II, Kecamatan Magersari, Kota Mojokerto. Ia mencoba melompati pagar pembatas sungai dan hendak menceburkan diri, pada Kamis sore (3/7/2025) pukul 15.00 WIB. Namun aksinya berhasil digagalkan oleh Aipda Arik Hidayat, Kanit Patroli Satsamapta Polres Mojokerto.

Aipda Arik yang saat itu tengah berjaga di lokasi mengisahkan detik-detik penyelamatan.

“Tiba-tiba ada perempuan datang dan bilang, ‘Pak, saya titip tas ya’. Naluri saya langsung curiga, lalu saya buntuti. Saat dia berusaha naik pagar, langsung saya tarik tangannya,” ujar Arik.

Aksi cepat itu menyelamatkan korban dari percobaan bunuh diri. Namun setelah berhasil ditarik menjauh dari tepian sungai, ia mendadak pingsan.

Petugas kemudian membawa AT ke Polsek Mojoanyar untuk penanganan dan penyelidikan lebih lanjut. Dugaan sementara, ia mengalami depresi.

Peristiwa ini terjadi di tengah pencarian pria muda yang dilaporkan menceburkan diri ke sungai sehari sebelumnya. Hingga berita ini diturunkan, pencarian masih terus dilakukan dan belum membuahkan hasil.

Kejadian beruntun ini menambah catatan kelam Sungai Rolak Songo, bendungan legendaris yang dikenal luas di Mojokerto dan Sidoarjo.

Dam bersekat sembilan ini menghubungkan Kecamatan Mojoanyar di Mojokerto dengan Kecamatan Tarik di Sidoarjo. Di atasnya melintas jembatan yang menjadi akses utama dan titik lalu-lintas warga kedua wilayah.

Meski dikenal sebagai jalur sibuk dan kawasan wisata lokal, Rolak Songo juga menyimpan reputasi kelam sebagai lokasi sejumlah insiden bunuh diri. Tak sedikit warga yang memilih mengakhiri hidup di aliran sungai ini.(sya/lio)

Exit mobile version