Kota Malang, blok-a.com – Warga penguna jalan digemparkan adanya seorang juru parkir (Jukir) meninggal dunia di trotoar tepi jalan Suropati Kelurahan Klojen Kecamatan Klojen Kota, Malang, Kamis (7/11/2024).
Korban saat ditemukan dalam kondisi tidur miring ke arah kanan di atas paving, tertutup payung.
Kapolsek Klojen Kompol Syabain Rahmad melalui Kasi Humas Polresta Malang Kota Ipda Yudi Risdianto mengatakan, identitas Jukir yang meninggal itu diketahui bernama Wari Mumandar (77) asal Kelurahan Ardirejo, Kecamaran Kepanjen Kabupaten Malang.
“Korban pertama kali ditemukan oleh saksi bernama Boimin (62) asal Jalan Bayam Dalam 34 Kelurahan Bumiayu, Kecamatan Kedungkandang Kota Malang, sekitar pukul 08.50 WIB,” ujar Ipda Yuris kepada awak media, Kamis (7/11/2024).
Diterangkan Yuris, saat itu Boimin sedang memarkir mobil boks di depan rumah sekitar lokasi. Saat itu, dia mengetahui ada juru parkir tersebut yang tidur miring ke arah kanan di atas paving. Sebagian kepala juru parkir itu tertutup payung.
Saat itu, dia langsung mengecek kondisi pria tua itu. Hasilnya, kondisi Wari dalam dalam keadaan tidak bernafas atau meninggal dunia.
“Mengetahui korban sudah meninggal dunia, saksi meminta bantuan warga untuk menghubungi pihak Kepolisian setempat,” bebernya.
Mendapatkan laporan, kata Yuris, piket Reskrim Polsek Klojen, Inafis Polresta Malang Kota datang ke lokasi untuk melakukan olah TKP.
Dan berdasarkan saksi lainnya bernama Abdul Bahar (62) asal Kecamatan Blimbing Kota Malang mengatakan, pada hari Selasa (5/11/2024) sewaktu korban masuk kerja jaga parkir di tepi Jalan Suropati Kelurahan Klojen, mengeluh sesak nafas kepada Boimin dan Abdul Bahar.
“Saat itu korban diajak oleh saksi 2, untuk periksa ke rumah sakit namun korban tidak berkenan dan korban pamit pulang ke rumahnya di Kepanjen,” jelas Yuris.
Usai olah TKP, jenazah korban dievakuasi ke kamar jenazah RSSA Kota Malang menggunakan ambulan PMI Kota Malang untuk dimintakan visum
“Tidak ditemukan tanda keherasan dalam tubuh korban dan korban meninggal dunia akibat sakit sesak nafasnya kambuh. Petugas menghubungi pihak keluarga korban untuk segera memakamkannya,” pungkasnya. (ags/bob)




