Kota Malang, blok-a.com – Aksi penjambretan terjadi di Kota Malang. Korbannya seorang perempuan paruh baya. Detik-detik aksi penjambretan terekam CCTV dan viral di media sosial.
Dalam video CCTV itu, nampak ada dua orang pelaku yang mengendarai motor matic melakukan aksi penjambretan.
Aksi penjambretan ini terjadi di Jalan Pulau Sayang Kelurahan Kasin, Kecamatan Klojen, Kota Malang sekitar pukul 10.00 WIB, Rabu (4/12/2024) kemarin.
Kapolsek Klojen Kompol Syabain Rahmad Kusriyanto melalui Kasi Humas Polresta Malang Kota Ipda Yudi Risdiyanto saat dikonfirmasi awak media membenarkan terkait aksi penjambretan ini.
“Benar, korban bernama ibu Nukre warga sekitar TKP . Dan saat peristiwa itu terjadi terekam kamera CCTV tetangga korban,” ujar Yuris kepada awak media, Kamis (5/12/2024) siang.
Ia mengungkapkan, berdasarkan rekaman kamera CCTV korban berjalan seorang diri dengan membawa kantong kresek. Kala itu kondisi di lokasi kejadian dalam keadaan sepi.
Saat perjalanan pulang menuju rumah, tanpa disadari korban sudah dibuntuti dua orang pelaku. Semuanya laki-laki mengendarai motor matic. Mereka berboncengan.
“Ketika korban terlihat lengah, salah satu pelaku turun dari sepeda motor dan langsung memukul perut korban sekaligus merangkulnya, Pelaku berusaha mengambil perhiasan gelang yang berada di tangan korban.” jelas Yuris.
Korban berusaha melawan dan mempertahankan perhiasannya, namun tidak berhasil hingga akhirnya terjatuh.
“Setelah mendapatkan perhiasan gelang emas dan Giok tersebut, pelaku bergegas kabur sambil dibonceng motor temannya yang sudah menunggu didepan,” imbuhnya.
Ditambahkan Yuris, sebelum aksi penjambretan itu terjadi, korban mengaku baru saja beli bakso di dekat GOR Bentoel atau tidak jauh dari rumahnya.
“Saat perjalanan pulang menuju ke rumah pelaku melakukan aksinya. Atas kejadian itu, korban mengalami luka lecet di kepala dan badan.” beber Yuris.
Korban yang diantar pihak keluarga melaporkan kejadian tersebut ke Polsek Klojen.
“Saat ini anggota dari Reskrim Polsek Klojen telah mendatangi lokasi dan saat ini masih dilakukan penyelidikan. Mohon doa restunya semoga pelaku cepat terungkap,” tukasnya. (mg1/bob)




