Hasil Pemeriksaan Kendaraan Terlibat Kecelakaan Tol Malang: Truk Alami Over Heating

Bagian belakang truk tronton ringsek usai terlibat kecelakaan di jalan tol Pandaan - Malang kilometer 77.200A, Kecamatan Lawang, Kabupaten Malang (blok-a.com/ Putu Ayu Pratama S)
Bagian belakang truk tronton ringsek usai terlibat kecelakaan di jalan tol Pandaan - Malang kilometer 77.200A, Kecamatan Lawang, Kabupaten Malang (blok-a.com/ Putu Ayu Pratama S)

Kabupaten Malang, blok-a.com – Kementerian Perhubungan (Kemenhub) melalui Ikatan Penguji Kendaraan Bermotor Indonesia (IPKBI) terlibat dalam pemeriksaan kendaraan yang terlibat kecelakaan di Jalan Tol kilometer 77+200A Pandaan-Malang.

Pemeriksaan kendaraan dilaksanakan pada Selasa, 24 Desember 2024. Pemeriksaan dilakukan terhadap dua kendaraan yang terlibat kecelakaan di Tol Malang-Pandaan, yaitu truk wingbox dan bus pariwisata.

Penguji Penyelia IPKBI Kemenhub, Umar Faruq, mengungkapkan bahwa hasil pemeriksaan menunjukkan penyebab truk tidak kuat menanjak karena masalah over heating. “Kami melakukan identifikasi kendaraan truk tronton wingbox di Rest Area 83 Tol Pandaan-Malang. Kesimpulan sementara ini adalah ada over heating,” ungkap Umar.

Pemeriksaan menemukan bahwa tangki reservoir radiator truk kehabisan air dan dua selang yang menghubungkan reservoir dengan radiator terlepas. Hal ini menyebabkan sistem kendaraan tidak berfungsi dengan baik dan meningkatkan suhu mesin drastis hingga terjadi over heating.

“Selain itu, ditemukan kebocoran sistem pengereman, yang mungkin disebabkan perawatan yang kurang aktif,” tambahnya.

Kebocoran sistem pengeringan dibuktikan dengan minyak rem yang tercampur air dan reservoir tanki minyak rem yang habis. Hal ini diduga karena perawatan truk yang kurang proaktif.

Mengenai dugaan truk kelebihan muatan, Umar membantahnya. Berdasarkan data, tidak ditemukan indikasi truk melebihi kapasitas angkut. Daya angkut truk wingbox sebesar 11.200 kilogram, sesuai buku petunjuk kendaraan.

“Kita minta dibuktikan, dan memang tidak kelebihan muatan. Sesuai panduan kita, 11,2 ton,” tegasnya.

Sedangkan pemeriksaan bus yang ditumpangi rombongan siswa SMP Islam Terpadu Darul Quran Mulya Putri, Bogor, dalam kondisi baik. Mesin berfungsi dengan baik dan tidak ditemukan kebocoran.

Diberitakan sebelumnya, kecelakaan fatal ini terjadi di kilometer 77+200 A Jalan Tol Pandaan-Malang arah Malang, Senin, 23 Desember 2024. Kronologi kecelakaan bermula saat truk bermuatan pakan ternak tidak kuat menanjak.

“Truk berhenti di bahu jalan dan diganjal sopir, namun ganjalan tidak cukup kuat sehingga truk mundur tidak terkendali,” kata Kapolres Malang, AKBP Putu Kholis Aryana.

Nahasnya, bus pariwisata Tirto Agung melaju dari belakang truk dengan kecepatan tinggi. Tabrakan tidak dapat dihindarkan. Bus terguling dan melintang ke badan jalan. Insiden ini menewaskan empat orang, termasuk sopir bus. Korban luka-luka dilarikan ke RSUD Lawang dan RS Saiful Anwar Malang. (ptu/bob)

Exit mobile version