Diduga Percikan Las, Gudang Produksi Sepatu PT ESA Kalen Jaya Mojokerto Ludes Terbakar

Petugas Pemadam Kebakaran terlihat sedang berusaha memadamkan api di Pabrik Sepatu yang terbakar.(foto: blok-a.com/Syahrul Wijaya)
Petugas Pemadam Kebakaran terlihat sedang berusaha memadamkan api di Pabrik Sepatu yang terbakar.(foto: blok-a.com/Syahrul Wijaya)

Mojokerto, blok-a.com – Kebakaran melanda sejumlah bangunan gudang produksi milik PT ESA Kalen Jaya di Desa Jatikalen, Kecamatan Dlanggu, Kabupaten Mojokerto, pada Kamis (17/9/2026) sekitar pukul 10.00 WIB. Api yang diduga bermula dari percikan aktivitas pengelasan (las) berhasil melalap tiga bangunan gudang dan merusak material produksi sebelum akhirnya dapat dipadamkan.

Kepala Pelaksana (Kalaksa) Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Mojokerto, Rinaldi Rizal Sabirin, menyatakan bahwa pihaknya menerima laporan kejadian sekitar pukul 10.00 WIB. Respon cepat dilakukan dengan mengerahkan delapan unit mobil pemadam kebakaran ke lokasi.

“Info awal yang kami terima, api berasal dari gudang belakang. Kemungkinan ada aktivitas las, kemudian percikan api mengenai bahan baku karton dan bahan lain yang mudah terbakar. Ini masih dugaan awal,” kata Rinaldi.

Salah seorang karyawan, Mohamad Unying (25), warga Pacet, menceritakan detik-detik terbakarnya gudang tersebut. Menurut kesaksiannya, kebakaran bermula ketika seorang tukang las bekerja terlalu dekat dengan area penyimpanan bahan baku.

“Orangnya ngelas mepet gudang, percikannya langsung kena spons. Awalnya yang terbakar spons, lalu merambat ke bahan baku dan tikar,” ungkap Unying.

Ia menambahkan, api dengan cepat membesar dan menghasilkan asap tebal yang memenuhi ruangan. Saat menyadari kondisi darurat, para pekerja segera melakukan evakuasi mandiri setelah diberi peringatan oleh rekan kerjanya.

“Saat itu kami sedang kerja. Ketika api sudah membesar, tukangnya bilang, ‘ayo keluar, kebakaran’. Saya langsung keluar, semua keluar karena di dalam gudang sudah pengap,” tuturnya.

Proses pemadaman sempat menghadapi tantangan karena material yang terbakar didominasi oleh karton dan spons yang sangat mudah menyala. Petugas damkar harus fokus melakukan pembasahan intensif untuk mencegah api merembet ke bagian bangunan lain yang menyimpan bahan kimia.

“Gudang utama ini isinya karton yang mudah terbakar. Teman-teman damkar langsung melakukan pembasahan untuk mencegah api merembet ke daerah lain. Beruntung, material bahan kimia berhasil diamankan petugas sehingga tidak ikut tersambar api,” jelas Rinaldi.

Dalam operasi pemadaman ini, Satpol PP dan Polres Mojokerto juga turut membantu dengan mengirimkan satu unit water cannon untuk memperkuat tekanan air guna memadamkan api di area yang lebih luas.

Meskipun tiga bangunan gudang mengalami kerusakan parah. Meliputi bagian atas yang digunakan sebagai ruang komputer dan produksi, serta bagian bawah untuk kegiatan produksi. Berita baiknya adalah tidak ada korban jiwa maupun luka-luka dalam insiden ini. Seluruh karyawan berhasil dievakuasi ke tempat yang aman.

“Alhamdulillah semua pekerjanya bisa dievakuasi ke tempat yang aman. Untuk jumlah total karyawan, kami belum mendapatkan informasi rinci,” tambah Rinaldi.

Hingga berita ini diturunkan, petugas BPBD dan pemadam kebakaran masih berada di lokasi untuk melakukan pendinginan (overhaul) guna memastikan tidak ada sisa bara api, sekaligus mendata kerugian material akibat kebakaran tersebut.

Pihak kepolisian setempat juga diperkirakan akan melanjutkan penyelidikan terkait penyebab pasti dan kelalaian prosedur keamanan kerja di lokasi kejadian.(Sya)

Exit mobile version