Kabupaten Malang, blok-a.com – Eks Napiter di Malang, Pujianto mengatakan peristiwa bom di Polsek Astana Anyar bukanlah peristiwa bunuh diri.
Raider Bakiyah, sapaan akrabnya menilai, pelaku yang merupakan Narapidana Teroris LP Nusa Kambangan, Abu Muslim tersebut tidak berniat melakukan bunuh diri.
Pria yang tinggal di Malang ini menjelaskan, jika bunuh diri itu adalah orang yang putus asa tentang kehidupan di dunianya. Contohnya adalah kebanyakan utang, putus cinta.
“Sementara teman-teman ini tidak berpikir bunuh diri. Mereka ini kaya. Mereka ini kalau untuk dunia enggak kurang, mereka kaya punya uang,” pendapatnya, Kamis(8/12/2022) di Kecamatan Turen, Kabupaten Malang.
Raider Bakiyah berpendapat bahwa peristiwa meledakkan bom itu diyakini oleh pelaku karena suatu keyakinan.
“Seperti itu istilahnya ijtihad. Bunuh diri ciri-cirinya tidak seperti itu,” kata dia.
Menurutnya, ketika mempunyai keyakinan yang kuat itu, muncul suatu kesulitan untuk melarang pelaku tidak meledakkan bom serta tidak membunuh dirinya sendiri.
“Karena harusnya pemahamannya dulu. Ditata. Kalau tidak ada yang menjelaskan pemahamannya sulit,” ujarnya.
Dia pun menyarankan, jika ada eks napiter yang masih berpegang dengan keyakinan radikalisme seperti itu, mereka bisa mulai ikut pengajian-pengajian yang banyak nilai toleransi.
“Kalau saya pribadi setahu saya masuk ke jemaah-jemaah,” tutupnya. (bob/lio)




