Bersihkan Kandang Sapi, Nenek di Donomulyo Malang Jadi Korban Penjambretan

Bersihkan Kandang Sapi, Nenek di Donomulyo Malang Jadi Korban Penjambretan
Bersihkan Kandang Sapi, Nenek di Donomulyo Malang Jadi Korban Penjambretan

Kabupaten Malang, blok-a.com – Peristiwa penjambretan terjadi di Dusun Sumbersih RT 59 RW 11 Desa Kedungsalam Kecamatan Donomulyo Kabupaten Malang, Senin (18/11/2024) siang.

Korban penjambretan tersebut ialah nenek tua bernama Sumini (65) asal Kecamatan Donomulyo Kabupaten Malang.

Akibat dijambret tersebut, nenek itu kehilangan kalung emas seberat 8 gram atau senilai kurang lebih Rp 12 juta. Kalung emas itu digondol pelaku penjambretan.

Sumini mengatakan, aksi penjambretan yang dilakukan sekitar pukul 10.30. Dijelaskannya, pelaku penjambretan diduga ada dua orang. Dua terduga pelaku itu menggunakan sepeda motor Honda Beat warna hitam saat beraksi.

Saat penjambretan sendiri, Sumini sedang membersihkan kandang sapi. Tiba-tiba dua orang itu datang dengan dalih bertanya harga kayu.

“Saat itu saya sedang membersihkan kandang sapi, tiba tiba didatangi dua orang pelaku yang pura-pura menanyakan harga kayu,” kata Sumini.

Selang beberapa menit kemudian, Sumini menceritakan, salah satu pelaku yang memakai kaos lengan pendek warna hitam langsung mendorong tubuhnya dari belakang hingga dirinya terjungkal.

Kalung emas yang ia kenakan langsung ditarik hingga putus. Pelaku langsung kabur dengan Honda Beat-nya.

“Dan kalung emas yang saya pakai langsung ditarik hingga putus dan pelaku langsung kabur mengendarai motornya berboncengan,” bebernya.

Sumini pun tak bisa berbuat apa-apa. Dia kaget kala hal tersebut terjadi kepadanya. Yang bisa dilakukan hanya teriak untuk pertolongan.

“Saya sangat kaget, kalung emas yang dipakainya diambil pelaku dan langsung berteriak minta tolong,” sambungnya.

Mendengar teriakan korban minta tolong, para tetangga korban datang ke lokasi namun pelaku sudah keburu kabur.

Kejadian ini langsung oleh perangkat dusun setempat dilaporkan ke polsek Donomulyo.

Hingga berita ini dituliskan belum ada keterangan dari pihak kepolisian setempat. (ags/bob)

Exit mobile version