Ban Pecah, Pikap Oleng – Ditabrak Wing Box di Tol Jomo

Mobil Pikap muatan ikan usai terjadi laka di tol Jombang - Mojokerto KM 712/200 jalur A.(Dokumen PJR 3 Polda Jatim)
Mobil Pikap muatan ikan usai terjadi laka di tol Jombang - Mojokerto KM 712/200 jalur A.(Dokumen PJR 3 Polda Jatim)

Mojokerto, blok-a.com – Kecelakaan lalu lintas terjadi di KM 712/200 jalur A Tol Jombang–Mojokerto pada Kamis (13/11/2025) malam.

Sebuah pikap yang mengalami pecah ban tiba-tiba oleng ke lajur cepat dan langsung ditabrak kendaraan wing box dari belakang. Insiden ini menyebabkan satu orang mengalami luka ringan.

Kecelakaan terjadi sekitar pukul 19.35 WIB. Pikap bernomor polisi G 8106 BC yang dikemudikan Sudik Pramonoi (48) melaju dari Pekalongan menuju Surabaya melalui lajur lambat. Di dalamnya terdapat seorang penumpang, Ani Suryani (51).

Saat melintas di KM 712/200, ban kiri belakang pikap mendadak pecah. Kendaraan langsung oleng ke kanan dan masuk ke lajur cepat. Pada saat yang sama, kendaraan wing box B 9463 UCX yang dikemudikan Asep Saefudin (59) melaju dari arah belakang dan tidak dapat menghindar, sehingga tabrakan pun terjadi.

Panit PJR 3 Polda Jatim Ipda Ridho Pramana membenarkan kejadian tersebut. Ia mengatakan kecelakaan dipicu oleh kondisi ban kendaraan yang tidak prima.

“Dari hasil pemeriksaan awal, kecelakaan diduga karena ban kiri belakang pikap pecah sehingga kendaraan hilang kendali dan masuk ke lajur cepat. Pengemudi wing box yang datang dari belakang sudah berusaha menghindar, tetapi jarak terlalu dekat,” ujar Ipda Ridho, Kamis malam.

Ipda Ridho menjelaskan bahwa satu orang penumpang pikap mengalami luka ringan, sementara kedua sopir tidak mengalami cedera.

Kerugian materiil diperkirakan mencapai sekitar Rp30 juta, sementara kerusakan sarana tol masih dihitung pihak pengelola.

Petugas PJR yang berada di lokasi segera melakukan pengaturan lalu lintas, olah TKP, dokumentasi, dan mengumpulkan keterangan saksi. Barang bukti kecelakaan telah diserahkan ke Unit Laka Polres Mojokerto Kota.

Ipda Ridho juga mengimbau para pengguna jalan tol untuk lebih memperhatikan kondisi ban sebelum berkendara.

“Perjalanan jarak jauh di tol membutuhkan kendaraan yang benar-benar siap, terutama kondisi ban. Pecah ban sering jadi pemicu kecelakaan. Pastikan tekanan angin dan usia ban sesuai standar,” tegasnya.(sya/lio)

Exit mobile version