Malang, Blok-a.com – Satu lagi peristiwa kecelakaan terjadi. Kali ini melibatkan mobil microbus Isuzu Elf N-7128-GD dengan motor Honda Vario N-6763-FP. Kecelakaan mengakibatkan dua orang pengendara motor tewas, dan satu orang luka-luka.
Peristiwa kecelakaan yang membawa korban jiwa ini diketahui sekitar pukul 11.00 WIB, Minggu (13/10). Lokasi kecelakaan di Jalan Raya Yos Sudarso, Desa Bedali, Kecamatan Lawang, Kabupaten Malang.
Menurut keterangan Kanit Gakkum Satlantas Polres Malang, Ipda Joko Taruna. Kecelakaan bermula saat Isuzu Elf melintas dari arah barat ke timur dengan kecepatan sedang.
Microbus ini dikemudikan oleh Moh. Mubadilah (46), warga Jalan Dorowati Selatan, Desa Mulyoarjo, Kecamatan Lawang, Kabupaten Malang.
Kendaraan yang disopiri Moh. Mubadilah tiba-tiba mengalami pecah ban bagian depan kanan, sehingga oleng ke kanan.
Bersamaan dengan itu, sepeda motor Honda Vario yang ditumpangi tiga orang melaju dari arah berlawanan. Pengemudinya seorang bapak yang membonceng dua anaknya.
“Karena jarak sudah dekat sehingga terjadi tabrak sudut kanan depan dengan keras,” ujar Ipda Jotar, sapaan akrabnya.
Usai kecelakaan, petugas piket Unit Gakkum Singosari 12.5.0, Satlantas Polres Malang, datang ke lokasi. Petugas langsung melakukan olah TKP dan mengamankan kedua kendaraan yang terlibat kecelakaan. Pengemudi Isuzu Elf juga diamankan untuk dimintai keterangan lebih lanjut.
“Untuk pengemudi microbus Isuzu Elf N-7128-GD kita amankan untuk dimintai keterangan dan petugas memintakan visum untuk kedua korban di RSSA Kota Malang,” tukasnya.
Lebih lanjut, Ipda Joko Taruna juga menginformasikan identitas pengendara motor Honda Vario N-6763-FP. Pengemudi bernama Yoga Hermawan (33) yang membonceng dua anaknya, berinisial ARD (6) dan MAN (12). Ketiganya adalah warga Dusun Krajan, Desa Wonorejo, Kecamatan Lawang, Kabupaten Malang.
Kecelakaan itu mengakibatkan Yoga Hermawan dan salah satu putranya meninggal dunia. Sedangkan satu putranya yang lain mengalami luka-luka, dan masih dirawat di Rumah Sakit Lawang Medika.
“Yoga dan anaknya berinisial ARD mengalami luka pada kepala dan meninggal dunia di TKP, selanjutnya dievakuasi ke RSSA Kota Malang. Sedangkan inisial MAN mengalami luka-luka dan dirawat di RS. Lawang Medika,” ujar Jotar, Minggu (13/10).




