Area Sedimentasi Air Tambak di Wongsorejo Terbakar, Kerugian Capai Rp180 Juta

Anggota Polsek Wongsorejo melakukan olah TKP insiden kebakaran sidementasi air milik Tambak Kampe Mandiri di Desa Bengkak, Jumat malam (19/12/2025). (dok Polsek Wongsorejo/blok-a.com)
Anggota Polsek Wongsorejo melakukan olah TKP insiden kebakaran sidementasi air milik Tambak Kampe Mandiri di Desa Bengkak, Jumat malam (19/12/2025). (dok Polsek Wongsorejo/blok-a.com)

Banyuwangi, blok-a.com – Kebakaran hebat melanda fasilitas sidementasi air milik Tambak Kampe Mandiri di Dusun Possumur, Desa Bengkak, Kecamatan Wongsorejo, Banyuwangi, Jumat malam (19/12/2025). Insiden tersebut menyebabkan dua unit mesin UV untuk sterilisasi air tambak ludes terbakar.

Peristiwa kebakaran terjadi sekitar pukul 21.00 WIB. Meski tidak menimbulkan korban jiwa, pemilik tambak mengalami kerugian material yang ditaksir mencapai Rp180 juta.

Kapolsek Wongsorejo, AKP Eko Darmawan, membenarkan kejadian tersebut. Ia menyebut tambak Kampe Mandiri milik Wirawan Cahyo (60), pengusaha asal Desa Bangsring, Kecamatan Wongsorejo.

“Tidak ada korban jiwa dalam insiden tersebut. Namun akibat 2 unit mesin UV untuk sterilisasi air tambak ludes terbakar, diperkirakan pemilik mengalami kerugian hingga Rp180 juta,” terang AKP Eko Darmawan, Sabtu (20/12/2025).

Berdasarkan keterangan saksi Rudi Hartono (46), sebelum kebakaran terjadi, lampu tambak di area timur mendadak padam. Ia kemudian memanggil tenaga mekanik untuk memeriksa penyebabnya.

“Pada saat keduanya berjalan menuju ruang sidementasi air guna mengecek penyebab pemadaman, tiba-tiba mereka melihat asap yang disusul dengan kobaran api terjadi dari dalam ruangan tersebut,” bebernya.

Melihat api mulai membesar, saksi langsung meminta pertolongan kepada para pekerja tambak yang berada di mess. Upaya pemadaman awal dilakukan menggunakan peralatan seadanya untuk mencegah api menjalar ke area lain.

Sekitar 30 menit kemudian, tiga unit mobil pemadam kebakaran milik Damkar Banyuwangi tiba di lokasi dan langsung melakukan pemadaman.

“Kurang lebih selama 1 jam, Damkar dengan dibantu para pekerja tambak baru berhasil memadamkan kobaran api tersebut,” imbuhnya.

Setelah api berhasil dipadamkan, petugas kepolisian melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP), mengumpulkan barang bukti, serta memeriksa sejumlah saksi dan pemilik tambak.

“Hal ini guna mengetahui penyebab pasti kebakaran yang menimpa sidementasi air milik tambak Kampe Mandiri tersebut,” tutup AKP Eko Darmawan. (kur/lio)

Exit mobile version