Kota Malang, blok-a.com – Malang, dikenal sebagai salah satu pusat pendidikan di Indonesia. Tidak hanya sekolah umum dan universitas, wilayah ini juga menjadi tempat berdirinya sejumlah pondok pesantren yang telah melahirkan banyak ulama dan cendekiawan muslim.
Sejumlah perguruan tinggi berdiri di kota ini, diantaranya Universitas Brawijaya (UB), Universitas Islam Negeri (UIN) Maulana Malik Ibrahim, Universitas Islam Malang (Unisma), Universitas Muhammadiyah Malang (UMM), Universitas Negeri Malang (UNM), dan lain sebagainya. Di antara mahasiswa kampus tersebut, sebagian pasti ada yang berkeinginan kuliah sambil mondok.
Berikut adalah lima pondok pesantren mahasiswa di Malang Raya yang terkenal dan memiliki reputasi baik dalam pendidikan agama:
1. Pondok Pesantren Mahasiswa Al-Hikam
Pondok Pesantren Al-Hikam resmi berdiri pada tanggal 17 Ramadhan 1413 H atau bertepatan dengan tanggal 21 Maret 1992. Pondok pesantren ini merupakan pelopor pondok pesantren khusus mahasiswa. Pondok pesantren yang didirikan oleh Ketua Umum Pengurus Besar Nahdlatul Ulama (1999-2010) KH Hasyim Muzadi.
Memiliki tujuan untuk memadukan dimensi positif pendidikan tinggi yang menitikberatkan pada ilmu pengetahuan dan teknologi. Dengan dimensi positif pesantren yang akan menjadi wadah untuk menempa kepribadian dan akhlak yang baik. Sistem ini bertujuan agar pesantren mencetak generasi intelektual muslim yang mampu menjawab tantangan zaman dengan landasan agama yang kuat.
Pesantren ini menjadi salah satu pilihan utama bagi mahasiswa yang ingin memperdalam kajian Islam sambil menuntut ilmu di kampus-kampus terdekat seperti Universitas Brawijaya dan Universitas Negeri Malang. Pondok Pesantren Mahasiswa Al Hikam juga aktif dalam berbagai kegiatan sosial dan dakwah. Beberapa kegiatan rutin seperti kajian kitab kuning, diskusi ilmiah, hingga program sosial kemasyarakatan sering diadakan oleh pesantren ini.
Alamat: Jalan Cengger Ayam No.25, Tulusrejo, Kecamatan Lowokwaru, Kota Malang.
2.Pondok Pesantren Mahasiswa Sabilurrosyad Gasek
Pondok Pesantren Sabilurrosyad atau yang juga dikenal dengan nama Pondok Pesantren Gasek didirikan oleh KH Marzuki Mustamar (Ketua Pengurus Wilayah Nahdlatul Ulama Jawa Timur 2018-2023) pada tahun 1995. Pondok Pesantren Mahasiswa Sabilurrosyad memiliki visi untuk mencetak generasi muda yang tidak hanya cerdas secara intelektual, tetapi juga memiliki akhlak yang mulia dan pemahaman agama yang mendalam.
Pesantren ini mengintegrasikan pendidikan agama dengan pendidikan akademik, mengingat mayoritas santrinya adalah mahasiswa yang tengah menempuh pendidikan di universitas-universitas di Malang.
Sabilurrosyad menawarkan berbagai program yang dirancang untuk mendukung pengembangan intelektual dan spiritual santri. Salah satu program unggulannya adalah pengajian kitab kuning, yang menjadi ciri khas pesantren tradisional di Indonesia.
Pesantren ini juga mendorong santri untuk aktif berpartisipasi dalam kegiatan sosial dan keorganisasian di kampus maupun di lingkungan pesantren. Hal ini bertujuan untuk membentuk karakter santri yang tangguh, mandiri, dan memiliki jiwa kepemimpinan.
Alamat: Jalan Raya Candi VI C No.303, Karangbesuki, Kecamatan Sukun, Kota Malang.
3. Pondok Pesantren Mahasiswa Miftahul Huda Malang
Pondok Pesantren Miftahul Huda (PPMH) atau yang dikenal sebagai Pondok Pesantren Gading Malang, merupakan salah satu pondok pesantren tertua di Indonesia. Pesantren ini menargetkan mahasiswa dari berbagai perguruan tinggi di Malang yang ingin memperdalam ilmu agama sambil tetap menempuh pendidikan formal di kampus.
Didirikan dengan visi mencetak cendekiawan Muslim yang berkontribusi di masyarakat. Pondok Pesantren Miftahul Huda menekankan integrasi antara ilmu pengetahuan agama dan ilmu pengetahuan umum. Para santri yang juga merupakan mahasiswa ini mendapatkan bimbingan dalam berbagai bidang seperti tafsir Al-Qur’an, hadits, fiqh, tasawuf, serta pelatihan soft skill yang relevan dengan dunia modern.
Selain itu, pesantren juga menyediakan fasilitas yang mendukung kebutuhan mahasiswa, seperti asrama, perpustakaan yang lengkap dengan literatur keagamaan dan akademik, serta ruang diskusi untuk memperdalam pemahaman mahasiswa terhadap isu-isu kontemporer dalam perspektif Islam.
Alamat: Jalan Gading Pesantren No.38, Gading Kasri, Kecamatan Klojen, Kota Malang.
4. Pondok Pesantren Anwarul Huda
Pondok Pesantren Mahasiswa Anwarul Huda semakin menunjukkan perannya sebagai pusat pendidikan Islami yang juga mendukung pengembangan intelektual bagi para mahasiswa. Pondok Pesantren Anwarul Huda diresmikan pada tanggal 2 Oktober 1997, didirikan oleh KH M Baidowi Muslich. Berdiri di kawasan strategis, pesantren ini menjadi pilihan utama bagi mahasiswa yang ingin menyeimbangkan studi akademik dengan pendidikan agama.
Setiap tahunnya, pondok ini menerima ratusan mahasiswa dari berbagai universitas di Malang, seperti Universitas Brawijaya dan Universitas Negeri Malang. Para santri tidak hanya belajar agama, tetapi juga aktif dalam berbagai kegiatan sosial.
Pengabdian masyarakat, kajian ilmiah, hingga pengembangan kewirausahaan merupakan program yang dijalankan oleh ponpes ini. Program-program ini bertujuan untuk membentuk santri yang mandiri dan siap menghadapi tantangan zaman.
Selain itu, ponpes ini memiliki fasilitas asrama yang nyaman. Pondok Pesantren Mahasiswa Anwarul Huda juga dilengkapi dengan perpustakaan yang menyediakan literatur Islam klasik maupun kontemporer, ruang belajar, serta tempat ibadah yang luas.
Alamat: Jalan Raya Candi 3 No.454 Karangbesuki, Kecamatan Sukun, Kota Malang.
5. Pondok Pesantren Salafiyah Putri Al-Ishlahiyah
Pondok Pesantren Salafiyah Putri Al-Ishlahiyah terus menjadi salah satu pusat pendidikan Islam yang terkemuka di wilayah Malang. Pesantren ini berkomitmen untuk menjaga tradisi keilmuan salafiyah dengan fokus pada pendidikan agama yang mendalam, khususnya bagi para santri putri.
Pesantren ini tak hanya membekali santri dengan ilmu agama, tetapi juga membentuk karakter yang kuat berlandaskan akhlakul karimah. Kurikulum pengajaran di pesantren ini meliputi berbagai disiplin ilmu agama seperti tafsir, hadits, fiqih, dan tasawuf.
Seiring berjalannya waktu, pesantren ini juga telah berkontribusi dalam pemberdayaan perempuan melalui pendidikan yang mendorong santri putri untuk berperan aktif dalam dakwah dan kegiatan sosial. Selain fokus pada pendidikan, Pondok Pesantren Salafiyah Putri Al-Ishlahiyah aktif dalam berbagai kegiatan sosial dan keagamaan di lingkungan sekitar. Para santri sering dilibatkan dalam kegiatan pengajian, bakti sosial, dan program-program keagamaan yang ditujukan untuk memperkuat ukhuwah Islamiyah.
Alamat: Jalan Galunggung VII No.2, Gading Kasri, Kecamatan Klojen, Kota Malang
Penulis: Tegar Putra F (Mahasiswa Magang UTM)




