Blok-a.com – Setelah dilarangnya wisuda untuk pelepasan siswa jenjang SD/MI hingga SMA/K, beberapa siswa sekolah menengah atas merayakan kelulusan dengan cara lain yang lebih kreatif dan bermakna. Contohnya SMK YPI Darussalam 1 Cerme, Gresik, yang merayakan pesta kelulusan dengan cara ziarah bersama.
Rangkaian pesta diawali dengan flashmob memakai seragam putih abu-abu dan baju hitam. Mereka bergerak membentuk formasi khusus sambal mengangkat pigura foto kedua temannya yang telah wafat. Kemudian, diakhiri dengan ziarah bersama ke makam dua orang temannya tersebut. Ide ini adalah inisiatif bersama antara siswa dan pihak sekolah.
Tak hanya SMK di Gresik, di daerah lain, ada pula beberapa sekolah lain yang merayakan kelulusan dengan hal yang positif. Berikut tiga di antaranya:
SMA Al Muslim, Sidoarjo – Rayakan Kelulusan Dengan Aksi Penanaman Pohon
Siswa SMA Al Muslim memilih merayakan kelulusan dengan serangkaian kegiatan positif dalam satu hari. Kegiatan dimulai di pagi hari dengan seremoni kelulusan. Setelah acara selesai, para siswa membersihkan ruang kelas masing-masing sebagai bentuk tanggung jawab terakhir mereka.
Pada acara puncaknya, para siswa menanam tanaman yang telah mereka bawa dari rumah. Penanaman dilakukan secara serempak dan berlangsung dengan antusiasme tinggi dari seluruh siswa. Kegiatan ini merupakan inisiatif para siswa sendiri sebagai implementasi dari ilmu yang didapat sekaligus program unggulan sekolah yaitu Green Education (GE).
SMAN 1 Kayen, Pati – Rayakan Kelulusan Dengan Bersih-Bersih Sungai Depan Sekolah
Siswa SMAN 1 Kayen merayakan kelulusan dengan melakukan pembersihan sungai yang berada di depan sekolah mereka. Setelah sungai dibersihkan, para siswa bersama pihak sekolah menabur benih ikan ke dalam sungai tersebut.
Keunikan lain dari perayaan ini adalah pentas seni tari yang digelar di tengah aliran sungai setelah kegiatan pembersihan selesai. Aktivitas ini menunjukkan kepedulian siswa terhadap lingkungan sekitar sambil tetap mengekspresikan seni dan kreativitas mereka.
SMKN 1 Bandung – Rayakan Kelulusan Dengan Peralihan Seragam
Siswa SMKN 1 Bandung juga tidak kalah unik dalam merayakan kelulusan mereka. Kegiatan dimulai di pagi hari dengan upacara sederhana. Setelah upacara, para siswa melepaskan seragam putih abu-abu dan menggantinya dengan baju batik sebagai simbol peralihan fase kehidupan.
Karena orang tua diperbolehkan hadir, mereka turut membantu anak-anak dalam prosesi penggantian pakaian tersebut. Acara ini berlangsung penuh haru dengan pelukan dan tangis bahagia antara siswa dan orang tua, menciptakan momen tak terlupakan bagi seluruh keluarga.
Berbagai cara kreatif ini menunjukkan bahwa perayaan kelulusan tidak harus mewah atau meriah, tetapi bisa bermakna dan memberikan dampak positif bagi lingkungan sekitar serta masyarakat. (mg2/gni)
Penulis: Siti Cholifah (mahasiswi magang STIMATA)



