Kota Malang, blok-a.com – Museum Panji bersama mahasiswa Ilmu Komunikasi Universitas Muhammadiyah Malang (UMM) yang tergabung dalam kelompok IDEFOR melakukan kunjungan ke SD Islam Mohammad Hatta, Rabu (30/7/2025). Kunjungan ini merupakan bentuk apresiasi sekaligus tindak lanjut dari kegiatan lomba SANDJIWA: Sayembara Pandji, Jiwa Warisan Nusantara, di mana sekolah tersebut meraih predikat juara umum.
Selain memberikan penghargaan simbolis, kunjungan ini juga menjadi sarana edukasi bagi siswa-siswi tentang pentingnya melestarikan permainan tradisional sebagai bagian dari warisan budaya Indonesia.
Kegiatan berlangsung hangat dan interaktif. Para panitia SANDJIWA mengajak siswa untuk memainkan kembali berbagai permainan tradisional seperti engklek, congklak, tarik tambang, lompat tinggi, dan bakiak. Dalam kesempatan itu, para siswa juga dikenalkan pada makna filosofis dari tiap permainan.
Perwakilan guru dari SD Islam Mohammad Hatta menyambut baik inisiatif ini dan menyampaikan apresiasi kepada panitia SANDJIWA.
“Acara SANDJIWA sangat seru dan berkesan bagi anak-anak. Kami berharap ke depannya kegiatan seperti ini bisa diadakan lagi, karena permainan tradisional memberi pengalaman yang berbeda dan mendidik,” ujarnya.
Pihak sekolah juga menyatakan kesiapannya untuk terus mendukung kegiatan pelestarian budaya di lingkungan pendidikan.
“Kami sangat terbuka untuk kerja sama lanjutan. Ini bukan sekadar lomba, tetapi juga bentuk nyata edukasi budaya yang menyenangkan,” tambahnya.
Sementara itu, tim IDEFOR menyampaikan bahwa edukasi berkelanjutan seperti ini merupakan bagian dari nilai-nilai public relations berbasis kebudayaan. Menurut mereka, kegiatan seperti ini tidak hanya berhenti pada acara utama, tetapi juga bertujuan menciptakan dampak jangka panjang di masyarakat, khususnya pada generasi usia dini.(lio)




