Mahasiswa UB, Anak Tukang Bangunan Asal Nganjuk Tampil di COC Season 2

Sosok Riza Alkahfi, mahasiswa Universitas Brawijaya Malang yang menjadi peserta Clash of Champions Season 2 (instagram/riza_alkahfi)
Sosok Riza Alkahfi, mahasiswa Universitas Brawijaya Malang yang menjadi peserta Clash of Champions Season 2 (instagram/riza_alkahfi)

Blok-a.com – Program edutainment Clash of Champions (COC) Season 2 Ruangguru menghadirkan 40 mahasiswa berprestasi dari berbagai universitas dalam dan luar negeri. Mereka tidak hanya diuji kemampuan akademis, tetapi juga ketahanan mental di bawah tekanan. Program yang mulai tayang sejak 29 Juni 2025 ini dapat disaksikan di aplikasi dan YouTube Ruangguru.

Riza Alkahfi, mahasiswa Fisika Universitas Brawijaya angkatan 2021 dari Nganjuk, menjadi salah satu peserta di Batch 4 yang mencuri perhatian publik. Sebagai anak seorang tukang bangunan, dia tak pernah menganggap latar belakangnya sebagai penghalang.

Justru, kondisi ekonomi yang pas-pasan memacunya untuk lebih giat belajar. Dengan bantuan KIP-Kuliah, dia berhasil menempuh pendidikan di jurusan Fisika UB dan membuktikan bahwa bantuan pemerintah bisa menjadi jembatan menuju kesuksesan bagi mereka yang benar-benar bertekad.

Dia tidak pernah malu dengan latar belakangnya sebagai penerima KIP-Kuliah, dia justru memanfaatkan kesempatan tersebut untuk berprestasi dan menginspirasi orang lain. Kehadiran Riza menjadi inspirasi bagi generasi muda bahwa keterbatasan ekonomi bukanlah akhir dari mimpi.

“Dari lorong, mimpi seorang anak tukang bangunan, lahirlah Sarjana Fisika. Kuliah bukan karena mampu, tapi karena percaya. Terimakasih Indonesia, terimakasih KIP Kuliah. Hari ini saya buktikan bahwa bantuan ini sampai ke yang benar-benar membutuhkan. Salam hangat, Riza,” tulisnya di salah satu postingan instagram miliknya @riza_alkahfi.

Prestasinya semakin mengagumkan dengan IPK 3.96 yang membuktikan bahwa kerja keras dan ketekunan bisa mengalahkan semua keterbatasan. Sebelumnya Riza juga sempat meraih beberapa prestasi yang membanggakan sebelum pada akhirnya diundang untuk berkompetisi di COC season 2.

Prestasi Riza sudah terlihat sejak masa sekolah. Pada tahun 2020, saat masih duduk di bangku SMA, dia meraih medali perunggu dalam Kompetisi Sains Madrasah tingkat nasional bidang fisika. Empat tahun berikutnya, pada Olimpiade Nasional Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam (ONMIPA) 2024 dia juga meraih silver medal di PT Bidang Fisika.

Tak hanya di bidang akademik, Riza juga memiliki jiwa eksperimental yang kuat. Sejak dahulu dia hobi belajar elektronik secara otodidak. Selain itu, dia juga suka membuat desain grafis. Mulai dari vector art hingga quotes inspiratif yang memadukan quotes dengan soal-soal fisika.

Berdasarkan informasi dari Ruangguru, COC Season 2 menghadirkan 40 peserta berprestasi yang akan bertarung dalam berbagai tantangan mind blowing. Para peserta harus melewati berbagai game yang menguji tidak hanya kemampuan akademis, tetapi juga ketahanan mental dan kemampuan berpikir cepat.

Kisah Riza menjadi inspirasi bagi generasi muda Indonesia bahwa keterbatasan ekonomi bukanlah penghalang untuk meraih mimpi. Dengan dukungan program pemerintah seperti KIP Kuliah dan tekad yang kuat, setiap anak bangsa memiliki kesempatan yang sama untuk berprestasi dan mengharumkan nama Indonesia.

Program COC Season 2 dapat disaksikan setiap minggu di aplikasi dan YouTube Ruangguru. Selain menghibur, program ini juga memberikan inspirasi bagi pelajar dan mahasiswa Indonesia untuk terus berprestasi tanpa memandang latar belakang sosial ekonomi. (mg2/gni)

Penulis: Siti Cholifah (mahasiswi magang STIMATA)

Exit mobile version