FEB Unisma Tambah 7 Doktor, Percepat Target World Class University 2027

Dekan FIA Unisma, Afifudin (blok-a.com / Yogga Ardiawan)
Dekan FIA Unisma, Afifudin (blok-a.com / Yogga Ardiawan)

Kota Malang, blok-a.com – Fakultas Ekonomi dan Bisnis (FEB) Universitas Islam Malang (Unisma) mencatat capaian penting pada Juli 2025 dengan bertambahnya tujuh dosen bergelar doktor. Penambahan ini menjadi bagian dari percepatan peningkatan kualitas sumber daya manusia untuk mewujudkan target Unisma sebagai world class university.

Rektor Unisma, Prof. Junaidi, menyampaikan bahwa dorongan kepada dosen untuk melanjutkan studi S3 terus dilakukan. Hasilnya, sepanjang 2025 ini sudah ada 22 dosen yang berhasil meraih gelar doktor.

“Setahun ini ada penambahan 22 doktor, yang 7 dari FEB dalam kurun waktu sebulan terakhir ini berhasil ujian doktor di UM. Kita memang dosen yang belum S3 kita dorong. Bahkan FEB itu membentuk satu kelas sendiri di UM,” ujarnya.

Dengan tambahan tersebut, saat ini sekitar 60 persen dari 400 dosen Unisma telah bergelar doktor. Pihak kampus menargetkan angka itu meningkat menjadi 85 persen pada 2027 mendatang, sejalan dengan deklarasi menuju world class university.

“Kita berharap pada tahun 2027 sudah bisa mencapai 85 persen dosen kita bergelar doktor. Dari total sekitar 400 dosen, posisi capaian kita 60 persen, targetnya saat declare sebagai world class university 2027 itu sudah 85 persen,” tegasnya.

Ia menambahkan, peningkatan jumlah doktor berpengaruh langsung pada kualitas pembelajaran, penelitian, dan pengabdian masyarakat. Selain itu, capaian akademik dosen juga mendorong percepatan jenjang fungsional hingga guru besar, serta mendukung internasionalisasi kampus.

“Kalau sudah terakumulasi aktivitasnya, bisa dipakai untuk mengajukan jabatan fungsional hingga meraih jabatan guru besar. Dalam percepatan itu juga untuk proses internasionalisasi Unisma. Salah satu penilaian dalam perankingan internasional itu, persentase jumlah dosen bergelar doktor,” jelasnya.

Sementara itu, Dekan FEB Unisma, Afifudin, menegaskan pengembangan sumber daya manusia menjadi bagian dari rencana strategis fakultas. Dari 78 dosen di FEB, 25 orang sudah bergelar doktor atau sekitar 50–60 persen.

“Sebetulnya pengembangan dosen yang kita lakukan ada 35 dosen, masih ada 28 dosen yang menempuh studi S3 di dalam dan luar negeri. Dari 35 dosen tadi, yang 7 orang sudah bisa lulus,” jelas Afifudin.

Menurutnya, riset ketujuh doktor baru tersebut relevan dengan milestone Unisma sebagai entrepreneur university, khususnya terkait pengembangan UMKM.

“Di dalam entrepreneur university ada berbagai aspek. Mulai dari perilaku keuangan syariah, teknologi, aspek keorganisasian. Ini jadi satu dasar yang baik untuk Unisma masuk milestone entrepreneur university,” lanjutnya. (yog/bob)

Exit mobile version