Bupati Sidoarjo Ajak Orang Tua Optimalkan Pengawasan Terhadap Anak di Era Digitalisasi

Bupati Subandi, saat menghadiri Gelar Mahakarya SMP Wachid Hasyim 9 Sedati, Sabtu malam (13/6/2026) (foto: istimewa)
Bupati Subandi, saat menghadiri Gelar Mahakarya SMP Wachid Hasyim 9 Sedati, Sabtu malam (13/6/2026) (foto: istimewa)

Sidoarjo, Blok-a.com – Bupati Sidoarjo, Subandi mengajak para orang tua untuk lebih aktif mendampingi dan mengawasi perkembangan anak di tengah pesatnya teknologi digital. Menurutnya, peran keluarga menjadi kunci pembentukan karakter dalam mempersiapkan generasi muda menghadapi tantangan masa depan.

Pesan tersebut disampaikan Bupati Subandi, saat menghadiri Gelar Mahakarya SMP Wachid Hasyim 9 Sedati, Sabtu malam (13/6/2026).

Ditegaskannya, bahwa keberhasilan pendidikan anak tidak hanya bergantung pada sekolah, namun membutuhkan keterlibatan orang tua dalam membangun karakter.

“Sekolah memiliki peran penting dalam mendidik anak-anak. Namun, orang tua tetap menjadi pondasi utama dalam membentuk karakter dan masa depan mereka. Karena itu, sekolah dan keluarga harus berjalan bersama,” terangnya.

Menurutnya, tantangan yang dihadapi anak-anak saat ini jauh berbeda dibandingkan generasi sebelumnya. Terutama dengan pesatnya perkembangan teknologi dan penggunaan gawai yang semakin dekat dengan kehidupan sehari-hari.

“Anak-anak sekarang berbeda dengan zaman dahulu. Tantangan terbesar saat ini adalah digitalisasi. Karena itu, orang tua harus peduli dan terus mengawasi perkembangan anak-anaknya,” jelasnya.

Subandi mengatakan, kolaborasi antara sekolah dan orang tua sangat dibutuhkan untuk menciptakan generasi yang unggul, berkarakter, dan memiliki jiwa kepemimpinan. Ia meminta para orang tua tidak hanya menyerahkan pendidikan anak kepada sekolah, tetapi juga aktif memberikan pendampingan di rumah.

“Sekolah bersama orang tua harus berkolaborasi menciptakan generasi yang luar biasa dan calon-calon pemimpin masa depan,” harapnya.

Melalui kegiatan Gelar Mahakarya tersebut, diharapkan sekolah dapat terus menjadi ruang bagi siswa untuk mengembangkan kreativitas dan karakter, sebagai modal penting menghadapi tantangan zaman. (Fah)

Exit mobile version