Launching Beasiswa Pendidikan Tahun 2026, Tekan Angka Putus Sekolah dan Pengangguran di Sidoarjo

Penyerahan Program Beasiswa Pendidikan tinggi, Anak Yatim tingkat SD,SMP dan SMA sederajat Kabupaten Sidoarjo Tahun 2026, berlangsung di Mal Pelayanan Publik (MPP) Sidoarjo, Kamis (9/7/2026) (foto: Blok-a.com/Fahmi)
Penyerahan Program Beasiswa Pendidikan tinggi, Anak Yatim tingkat SD,SMP dan SMA sederajat Kabupaten Sidoarjo Tahun 2026, berlangsung di Mal Pelayanan Publik (MPP) Sidoarjo, Kamis (9/7/2026) (foto: Blok-a.com/Fahmi)

Sidoarjo, Blok-a.com – Penyerahan Program Beasiswa Pendidikan tinggi, Anak Yatim tingkat SD,SMP dan SMA sederajat Kabupaten Sidoarjo Tahun 2026, berlangsung di Mal Pelayanan Publik (MPP) Sidoarjo, Kamis (9/7/2026).

Tahun 2026 ini, Pemerintah Kabupaten Sidoarjo menyalurkan beasiswa kepada 4.000 penerima, dari total 20.000 beasiswa yang ditargetkan hingga tahun 2030 mendatang.

Bupati Sidoarjo,Subandi, menegaskan bahwa pembangunan sumber daya manusia merupakan investasi paling penting bagi masa depan Kabupaten Sidoarjo. Menurutnya, pemerintah daerah terus meningkatkan perhatian terhadap dunia pendidikan, agar generasi muda memiliki daya saing yang lebih baik.

“Investasi terbaik yang dapat dilakukan pemerintah adalah investasi pada sumber daya manusia. Kalau anak-anak kita memiliki pendidikan yang baik dan SDM yang unggul, mereka akan memiliki masa depan yang lebih baik. Sehingga mampu memberikan kontribusi bagi pembangunan Kabupaten Sidoarjo,” kata Bupati Subandi.

Dijelaskannya, pada periode pemerintahan sebelumnya, Pemkab Sidoarjo telah menyalurkan sekitar 10.000 beasiswa. Sedangkan pada periode kali ini, ditingkatkan menjadi 20.000 penerima beasiswa di seluruh jenjang pendidikan, dari SD, SMP, SMA hingga Mahasiswa.

Namun meski demikian, ia mengingatkan bahwa pemerintah masih memiliki pekerjaan rumah yang harus diselesaikan. Terutama terkait masih adanya anak-anak putus sekolah dan tingginya angka pengangguran kalangan lulusan perguruan tinggi.

“Kita harus memastikan setiap tahun angka anak putus sekolah terus berkurang. Jangan sampai pemerintah sudah memberikan kesempatan melalui beasiswa, tetapi setelah lulus justru masih kesulitan mendapatkan pekerjaan. Karena itu kualitas SDM harus terus kita tingkatkan,” tegasnya.

Sementara itu, Kepala Dinas Kepemudaan, Olahraga, dan Pariwisata Kabupaten Sidoarjo, Yudhi Iriyanto, menjelaskan bahwa Program Beasiswa Pendidikan Tahun 2026 merupakan bagian dari program koordinasi dan sinkronisasi pemenuhan hak pemuda dan peserta didik di tingkat kabupaten.

Menurutnya, program tersebut memiliki tiga tujuan utama, yakni meningkatkan pemerataan akses pendidikan bagi masyarakat berprestasi dan kurang mampu, memberikan apresiasi kepada siswa dan mahasiswa berprestasi, serta mencetak generasi muda Kabupaten Sidoarjo yang kompeten, berdaya saing, dan mampu berkontribusi bagi pembangunan daerah.

“Tahun 2026 Pemerintah Kabupaten Sidoarjo menyalurkan beasiswa kepada 4.000 penerima yang tersebar di beberapa organisasi perangkat daerah,” jelas Yudhi.

Sedangkan proses seleksi penerima beasiswa dilakukan secara bertahap melalui verifikasi administrasi, verifikasi data, hingga pengecekan lapangan. Seluruh tahapan tersebut dilaksanakan secara transparan dan akuntabel. Agar bantuan pendidikan benar-benar diterima oleh masyarakat yang berhak dan sesuai dengan kategori yang telah ditetapkan. (Fah)

Exit mobile version