Peringati Hari Jadi ke-167 Kabupaten Sidoarjo, Wabup Gelar Tasyakuran di Monumen Jayandaru

Acara tasyakuran peringati Hari Jadi Kabupaten Sidoarjo di pelataran Monumen Jayandaru
Acara tasyakuran peringati Hari Jadi Kabupaten Sidoarjo di pelataran Monumen Jayandaru

Sidoarjo, Blok-a.com – Menyambut Hari Jadi Kabupaten Sidoarjo (Harjasda) ke-167 pada 31 Januari 2026 pekan ini. Wakil Bupati (Wabup) Sidoarjo, Mimik Idayana, menggelar acara tasyakuran dan makan bersama masyarakat di pelataran Tugu Jayandaru Sidoarjo, Selasa (27/1/2026).

Acara tersebut tidak hanya menjadi ajang seremoni, tetapi juga menjadi momentum kebersamaan antara unsur pimpinan daerah dengan warga Sidoarjo.

Terlihat hadir dalam acara tersebut, antara lain Ketua DPRD Kabupaten Sidoarjo, Abdillah Nasih, Kapolresta Sidoarjo, Kombes Pol. Christian Tobing, Dandim 0816 Sidoarjo, Letkol Czi Shobirin Setio Utomo, serta para kepala Organisasi Perangkat Daerah (OPD) bersama unsur Forkopimda Sidoarjo lainnya.

Dalam sambutannya, Wabup Mimik Idayana, menyampaikan apresiasi dan terima kasih kepada seluruh elemen masyarakat yang hadir. Ia menjelaskan bahwa kegiatan ini diselenggarakan sebagai respons atas aspirasi langsung dari masyarakat Sidoarjo.

“Tujuannya untuk menjalin silaturahmi yang lebih erat antara pemerintah dan warga. Ini adalah permintaan masyarakat, dan kami mewujudkannya agar kita bisa merayakan hari jadi kabupaten tercinta secara bersama-sama,” ujar Mimik Idayana.

Pada kesempatan itu, Mimik menyampaikan harapan agar di usia ke-167 ini, Kabupaten Sidoarjo dilimpahi keberkahan dan terus bertransformasi menjadi daerah yang lebih baik di masa depan.

Sementara itu, Ketua Umum ILS, Imam Efendi, mengatakan bahwa kegiatan ini diharapkan dapat dimanfaatkan sebagai instrumen untuk merefleksi kebutuhan pembangunan di Kabupaten Sidoarjo kedepan.

“Kami sebagai warga masyarakat Sidoarjo berharap, agar kedepan seluruh stakeholder bisa membangun sinergi secara utuh guna kepentingan pembangunan Sidoarjo. Termasuk wilayah Sidoarjo barat yang memiliki posisi strategis sebagai etalase kota delta. Yakni Kecamatan Balongbendo dan Kecamatan Tarik,” ungkapnya.

Pada kesempatan tersebut, ia juga mengungkapkan keinginannya untuk membuat penanda masuk wilayah Kabupaten Sidoarjo, mengingat Kecamatan Balongbendo dan Kecamatan Tarik merupakan jalur perlintasan antar kabupaten.

“Sebagai jalur perlintasan antar kabupaten, di wilayah perbatasan Kecamatan Balongbendo maupun Kecamatan Tarik, hingga saat ini tidak ada gapura selamat datang sebagai penanda masuk wilayah Kabupaten Sidoarjo. Ini kan sangat ironi,” ungkapnya. (fah/gni)

Exit mobile version