Sidoarjo, blok-a.com – Kabupaten Sidoarjo meraih penghargaan Tim Percepatan dan Perluasan Digitalisasi Daerah (TP2DD) Kabupaten dengan realisasi kartu kredit Indonesia Tertinggi Tahun 2025.
Penyerahan penghargaan yang diterima langsung Bupati Sidoarjo, Subandi tersebut, diserahkan Gubernur Jawa Timur, Khofifah Indar Parawansa, saat Kegiatan High Level Meeting (HLM) TIPD, TPDD dan TP2ED, Selasa (25/11/2025).
Dalam capaian prestasi itu, Kabupaten Sidoarjo telah memenuhi Salah satu indikator digitalisasi daerah yang terlihat dari IETPD dan Realisasi kartu kredit Indonesia (KKI) yang mencapai 10.32 Miliar.
Bupati Sidoarjo, Subandi, menyampaikan bahwasannya strategi optimalisasi penggunaan Kartu Kredit Pemerintah daerah Kabupaten Sidoarjo yang diterbitkan oleh Bank Jatim Branding Bank Mandiri melalui pembayaran KKPD dapay dilaksanakan tepat waktu. Sehingga limit dapat digunakan lagi.
“KKPD digunakan untuk belanja rutin seperti pembayaran listrik, telepon, air, dan bahan bakar minyak, tiket, perjalanan dinas dan hotel, konsumsi kegiatan, perawatan kendaraan dinas serta belanja modal dengan nilai dibawa 50 juta,” terangnya.
Dijelaskannya, untuk Pemegang KKPD Tahun 2025 di Kabupaten Sidoarjo, 171 Kartu untuk Pengguna Anggaran (PA) dan Kuasa Pengguna Anggaran (KPA) dengan total belanja KPPD Tahun 2024 sebesar Rp.21.745.253.183,00. Sedangkan belanja KKPD Tahun 2025 sampai dengan tanggal 15 November 2025 sebesar Rp.16.182.486 277,00.
“Pemerintah juga menerbitkan surat pernyataan tanggung jawab mutlak bagi pemegang KKPD sebagai antisipasi jika ada keterlanjuran bayar penggunaan pribadi,” jelasnya.
Hal ini menunjukkan sinergi seluruh stakeholder berhasil menjadikan indeks DPD seluruh Pemda di Jatim berada pada kategori digital dengan skor di atas 90% pada semester 1 tahun 2025. Kedepan dibutuhkan dukungan Pemda guna memperkuat program ETPD, baik di tingkat provinsi maupun kota Kabupaten. (fah/lio)








Balas
Lihat komentar