Sidoarjo, Blok-a.com – Persoalan sampah masih menjadi pekerjaan rumah bagi pemerintah Kabupaten Sidoarjo. Namun, Kementerian Lingkungan Hidup memberikan penghargaan sebagai Kabupaten penerima sertifikat menuju Kota Bersih 2025.
Atas prestasi itu, Kabupaten Sidoarjo dinobatkan sebagai peringkat 10 besar dari 35 daerah penerima sertifikat yang diikuti 514 peserta kabupaten/kota di Indonesia.
Menurut Bupati Sidoarjo, Subandi, merupakan kebanggaan bagi kabupaten Sidoarjo bisa menjadi salah satu kabupaten terbaik dalam pengelolaan sampah. Penghargaan tersebut menjadi motivasi untuk terus meningkatkan kualitas pengelolaan lingkungan. Termasuk mendorong perubahan perilaku masyarakat dalam memilah dan mengelola sampah.
“Upaya ini butuh peran bersama agar terus konsisten menjaga lingkungan bersih dan asri, selaras dengan program Presiden Prabowo,” kata Subandi.
Ditegaskannya, pengelolaan lingkungan tidak hanya berfokus pada penanganan di hilir namun penguatan kebiasaan sejak dari sumber.
“Karena itu, edukasi pemilahan sampah, pengurangan limbah rumah tangga, serta pemanfaatan kembali material yang masih bernilai terus diperkuat melalui berbagai program di tingkat masyarakat. Termasuk dengan meningkatkan partisipasi masyarakat lewat berbagai program seperti Jumat Bersih,” ujar Subandi, Sabtu (28/2/2026).
Piagam yang diterima Kabupaten Sidoarjo dari Kementerian Lingkungan Hidup tersebut berdasarkan Surat Keputusan Menteri Lingkungan Hidup Nomor 1048 Tahun 2026 tentang Penilaian Kinerja Pengelolaan Sampah Kabupaten Sidoarjo Tahun 2025.
Adapun kriteria penilaian meliputi aspek anggaran dan kebijakan, sumber daya manusia dan fasilitas pengelolaan sampah, serta capaian kinerja pengelolaan sampah dan kebersihan. Yakni penguatan program kebersihan daerah yang selaras dengan kebijakan pusat. Termasuk Gerakan Aman, Sehat, Resik, dan Indah (ASRI) yang digagas Presiden Prabowo Subianto. (fah)



