Kota Malang, blok-a.com – Pemerintah Kota (Pemkot) Malang melalui Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Disdikbud) segera mewujudkan program seribu seragam gratis bagi siswa dan siswi kelas 1 Sekolah Dasar dan kelas 7 Sekolah Menengah Pertama. Rencananya, anggaran sebesar Rp 6 miliar akan dialokasikan untuk siswa baru tingkat SD dan SMP pada tahun ajaran 2025/2026.
Diketahui, program seribu seragam gratis dan seribu beasiswa merupakan janji politik dan program Wahyu Hidayat-Ali Muthohirin saat masa kampanye pemilihan Wali Kota dan Wakil Wali Kota Malang.
Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Disdikbud) Kota Malang, Suwarjana, menyampaikan bahwa anggaran tersebut akan segera dicairkan setelah Peraturan Wali Kota (Perwal) sebagai dasar hukum pelaksanaan program resmi diterbitkan.
“Alokasi anggaran seragam gratis sekitar Rp6 miliar. Alokasi ini berdasarkan efisiensi, nanti akan diatur melalui Perwal. Semoga Perwal iki segera terbit, karena agar kami visa menjalankannya,” ujar Suwarjana, Senin (19/5/2025).
Program ini mencakup pemberian seragam merah putih untuk siswa SD, biru putih untuk siswa SMP, serta seragam pramuka untuk keduanya.
“Yang dapat siswa kelas 1 (SD) dan kelas 7 (SMP),” imbuhnya.
Namun, Suwarjana mengakui bahwa pihaknya masih mengkaji bentuk seragam yang akan dibagikan, apakah berupa kain atau seragam siap pakai. Ia menambahkan, regulasi keuangan daerah kemungkinan tidak mengizinkan penyertaan ongkos jahit dalam pengadaan.
“Kalau kami inginnya memberikan kain beserta ongkos jahit seragam. Akan tetapi, perlu kami lihat dulu dalam regulasi boleh atau tidaknya. Tapi, kemungkinan tidak boleh menyertakan ongkos jahit,” jelasnya.
Selain program seragam gratis, Disdikbud juga telah menjalankan program beasiswa pendidikan sejak Maret 2025. Program ini menjadi salah satu program prioritas Wali Kota dan Wakil Wali Kota Malang.
“Beasiswa sudah berjalan sejak Maret. Dananya langsung dikirim ke rekening penerima, tidak melalui sekolah,” ucap Suwarjana. (yog/bob)




