Program PJ Wali Kota Batu Tekan Stunting Buahkan Hasil, Turun 2 Persen

Program PJ Wali Kota Batu Tekan Stunting Buahkan Hasil, Turun 2 Persen
Program PJ Wali Kota Batu Tekan Stunting Buahkan Hasil, Turun 2 Persen

Kota Batu, blok-a.com – Program PJ Wali Kota Batu, Aries Agung Paewai untuk menekan angka stunting mulai menunjukkan hasil.

Program bernama Bapak Bunda Asuh (BBAS) yang dicanangkan Aries sejak 1,5 tahun lalu itu mulai menurunkan angka prevalensi stunting sekitar 2 persen.

Per September 2024 lalu, angka prevalensi stunting di Kota Batu berada di angka 10,65 persen. Hal ini menunjukkan penurunan dibandingkan pada angka prevalensi stunting 2023, yakni 12,16 persen.

Meski sudah menurun, Pemkot Batu masih terus berupaya menekan prevalensi stunting. Kalau bisa di akhir tahun 2024 nanti angkanya bisa turun hingga 1 digit atau di bawah 10 persen.

Pj Wali Kota Batu Aries Agung Paewai mengatakan dalam mencapai target tersebut, pihaknya akan memasifkan pemantauan berkala pasien dan pendampingan, memastikan penanganan dokter spesialis dan percepatan pelayanan Posyandu. Saat ini, masyarakat memerlukan pendampingan intens.

“Kami berharap penurunan angka stunting di tahun-tahun mendatang bisa lebih signifikan. Jadi kami akan pantau terus terus kondisi masyarakat,” tutur dia.

Pada 2024 ini, Kota Batu menargetkan bisa menurunkan angka stunting ke angka 8 persen. Serangkaian intervensi dilakukan untuk mendorong pemberian gizi optimal khususnya pada balita di Kota Batu dengan melibatkan konsultasi dokter spesialis.

“Puskesmas mengetahui proses terintervensi, dicocokkan datanya secara valid. Seperti anak (balita) kembar di Desa Pendem, hasilnya ada tinggi dan berat badan kurang. Tapi tidak serta merta langsung ada bantuan terkait gizi, tapi dibawa dulu ke dokter spesialis,” ungkapnya.

Untuk mewujudkan hal itu, masyarakat bisa bekerja sama untuk aktif dalam Posyandu. Sebab, apabila langkah intervensi stunting tak sesuai, maka kasus stunting di Kota Batu tak akan teratasi secara efektif.

”Contohnya tak boleh sembarangan memberikan gizi ataupun makanan,” ujarnya. (bob

Baca berita ter-update di Google News Blok-a.com dan saluran Whatsapp Blok-a.com