Program Bersih Kali Pemkab Sidoarjo Dapat Apresiasi Warga

Teks foto : Kerja bakti bersih-bersih kali Avfour Kedungkampil dan Kanal Porong, Desa Kedungsumur, Kecamatan Krembung.
Teks foto : Kerja bakti bersih-bersih kali Avfour Kedungkampil dan Kanal Porong, Desa Kedungsumur, Kecamatan Krembung.

Sidoarjo, blok-a.com– Program bersih-bersih kali yang menjadi agenda Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Sidoarjo, mendapat sambutan positif dari elemen masyarakat di Sidoarjo.

Sebelumnya, melalui program Sidoresik yang digagas pada era Bupati Muhdlor Ali (Gus Mudlor) dengan pemanfaatan kali sebagai wahana wisata air, kini dilanjutkan Plt Bupati Sidoarjo, Subandi, dengan kegiatan kerja bakti Jihad Rawat Kali dari sampah dan enceng gondok.

Seperti dalam kegiatan Minggu pagi ini (17/2/2025), warga desa Kedungsumur bersama Organisasi Perangkat Daerah (OPD) Pemkab Sidoarjo, anggota Kodim 0816 Sidoarjo dan anggota Polresta Sidoarjo, melakukan Jihad bersih-bersih kali Afvoer Kedungkampil dan saluran primer Kanal Porong di Desa Kedungsumur, Kecamatan Krembung, dari kotoran sampah rumah tangga dan enceng gondok yang menggurita.

Sekda Sidoarjo, Fenny Apridawati, mengapresiasi keterlibatan warga Desa Kedungsumur dalam Jihad Rawat Kali ini. Ia mengatakan kontribusi masyarakat Sidoarjo dalam program Jihad Rawat Kali sangat dibutuhkan. Menurutnya, menjaga lingkungan, khususnya merawat sungai, menjadi tanggung jawab bersama.

“Air merupakan sumber kehidupan kita. Kami sangat mengapresiasi jika setelah Jihad Rawat Kali, warga juga ikut memelihara dan merawat sungai,” ucapnya.

Fenny menyampaikan bahwa dukungan warga terhadap program Jihad Rawat Kali dapat diwujudkan dengan tidak membuang sampah sembarangan. Warga diharapkan ikut menjaga kebersihan sungai. Selain itu, ia meminta agar bangunan rumah saat ini tidak lagi membelakangi sungai, melainkan dibangun menghadap sungai.

“Mulai saat ini, tidak boleh ditawar-tawar lagi atau ditunda-tunda lagi. Jika membangun rumah, wajib menghadap sungai agar kita lebih mencintai sungai. karena sungai adalah sumber kehidupan manusia,” pesannya.

Kita meyakini bahwa sungai dapat membawa keberkahan jika dirawat dengan baik. Menurutnya, sungai yang bersih dapat dijadikan tempat wisata. Apalagi, Desa Kedungsumur sudah dikenal sebagai kampung jajanan. Keberadaan sungai yang terawat akan mendukung pengembangan kampung wisata UMKM di Kabupaten Sidoarjo.

“Kalau bersih, Kanal Porong ini bisa dijadikan tempat wisata dan mendukung kampung wisata UMKM di Kabupaten Sidoarjo,” ucapnya. (fah/bob)

Exit mobile version