Blitar, blok-a.com – Dalam upaya memperkuat sinergi antara program pusat dan daerah, Bupati Blitar, Drs. H. Rijanto, MM, memimpin rapat yang membahas efisiensi dan perencanaan pembangunan daerah.
Rapat yang berlangsung di ruang Candi Penataran, Kantor Bupati Blitar, dihadiri oleh Wakil Bupati H. Beky Herdihansah, Sekretaris Daerah, Asisten, Staf Ahli, Kepala Perangkat Daerah, Kepala Bagian, Camat, dan Direktur BUMD Kabupaten Blitar.
Dalam sambutannya, Bupati menekankan pentingnya kolaborasi dan konsolidasi dalam perencanaan pembangunan daerah, terutama dalam penyusunan Rencana Pembangunan Jangka Menengah Daerah (RPJMD) tahun 2025-2029.
“Target kinerja harus jelas dan terukur, serta harus berorientasi pada hasil yang mengutamakan kesejahteraan masyarakat,” kata Bupati Rijanto di hadapan peserta rapat, Senin (3/3/2025).
Bupati Rijanto menandaskan pentingnya menyelaraskan visi misi atau Asta Cita Presiden Prabowo, dengan program pembangunan di Provinsi Jawa Timur serta Catur Dharma Bupati dan Wakil Bupati Blitar untuk periode 2025 – 2030.
“Bersama-sama kita harus menghilangkan ego sektoral agar efisiensi anggaran dapat dicapai dengan optimal,” tandas Rijanto.
Dalam rapat tersebut, Bupati juga mengingatkan para kepala OPD untuk lebih responsif terhadap isu-isu dan kebutuhan masyarakat.
“Saat ini kita berada pada tahap perencanaan pembangunan tahun 2026, jadi sangat penting untuk mengidentifikasi permasalahan yang ada,” tambahnya.
Bupati Rijanto juga menyoroti instruksi presiden mengenai efisiensi belanja dalam pelaksanaan APBN dan APBD tahun 2025.
“Saya meminta agar semua perangkat daerah melaksanakan instruksi tersebut dengan mengedepankan asas efektivitas dan efisiensi,” tegas Bupati Rijanto.
Menurut orang nomor satu di jajaran Pemkab Blitar ini, kolaborasi antar sektor menjadi kunci dalam mencapai target pembangunan yang telah ditetapkan.
“Rapat ini diharapkan dapat mendorong sinergi antar pihak terkait untuk mewujudkan visi dan misi Bupati dan Wakil Bupati Blitar,” pungkasnya. (jar/lio)


