Kota Malang, blok-a.com – Badan Kepegawaian dan Pengembangan Sumber Daya Manusia (BKPSDM) Kota Malang menggelar acara pemberian SK pensiun dan pembekalan terhadap ASN (Aparatur Sipil Negara) Pemkot Malang yang memasuki purna tugas atau pensiun Terhitung Mulai Tanggal (TMT) 1 Mei – Desember 2025.
Sebelum memasuki masa pensiun, para ASN itu dibekali untuk menyiapkan mental baik menjelang purna tugas tersebut.
Kepala BKPSDM Kota Malang, Totok Kasianto menjelaskan, seluruh ASN yang sudah mengabdi bertahun-tahun itu sudah siap secara mental untuk melepas masa purna tugas.
“Pembekalan untuk menyiapkan mental, mental baik nanti pada saat menjelang purna sudah menyiapkan mental. Insyallah ASN kita yang sudah mengabdi sekian tahun ini,” kata dia.
Dia menjelaskan, harapannya seluruh ASN yang pensiun TMT 1 Mei – Desember 2025 ini bisa diberikan kesehatan setelah ini. Dia juga mengatakan, Wali Kota Malang, Wahyu Hidayat mengucapkan terimakasih atas pengabdian ASN selama bertahun-tahun di Kota Malang.
“Tadi disampaikan Pak Wali mengucapkan erimakasih atas pengabdiannya selama mengabdi di Pemkot Malang,” kata dia.
ASN yang pensiun TMT 1 Mei – Desember 2025 ini ada 250 orang. Namun jika TMT per Januari – Desember 2025 ada 377 orang. Semuanya sudah diproses SK-nya.
Totok juga menyampaikan, ASN Pemkot Malang yang pensiun setelah ini bisa melakukan kegiatan yang bersifat keagamaan, sosial, dan bisa menjaga kesehetan. “Untuk bisa menikmati masa pensiunnya dengan bahagia,” tutupnya.
Sebagai informasi, sebelumnya diberitakan, pasca 250 ASN yang pensiun TMT 1 Mei – Desember 2025 ini, Wali Kota Malang, Wahyu Hidayat bergerak cepat untuk mengisi kekosongan jabatan. Dari 250 ASN yang pensiun itu ada Pejabat Eselon II.
Sebelum mengisi jabatan tersebut, Wahyu bakal melakukan asesmen terlebih dulu. Rencananya Kamis (17/4/2025) bakal digelar.
Tim khusus untuk asesmen ini telah dibentuk lewat persetujuan Gubernur Jawa Timur (Jatim) dan juga Kemendagri.
Asesmen ini dilakukan untuk mengetahui kinerja ASN di seluruh Organisasi Perangkat Daerah (OPD) yang nantinya bakal menjadi pertimbangan Wahyu menentukan sosok untuk mengisi kekosongan jabatan di Pemkot Malang. (bob)




