Perubahan Anggaran di Kota Malang Difokuskan untuk Program Prioritas Nasional

Paripurna Pemkot Malang bersama DPRD Kota Malang membahas kebijakan KUA-PPAS (blok-a.com / Yogga Ardiawan)
Paripurna Pemkot Malang bersama DPRD Kota Malang membahas kebijakan KUA-PPAS (blok-a.com / Yogga Ardiawan)

Kota Malang, blok-a.com – Pemerintah Kota Malang bersama DPRD Kota Malang membahas Kebijakan Umum Anggaran dan Prioritas Plafon Anggaran Sementara (KUA-PPAS) Perubahan 2025 pada Jumat (29/8/2025). Dalam rancangan tersebut, sebagian besar penyesuaian diarahkan pada pengalokasian program prioritas nasional (PSN) yang menjadi instruksi pemerintah pusat.

Wali Kota Malang, Wahyu Hidayat, menjelaskan pergeseran anggaran telah dilakukan melalui tiga peraturan wali kota (Perwal) sebelum penetapan APBD Perubahan. Menurutnya, langkah itu merupakan mekanisme efisiensi sekaligus penyesuaian agar program prioritas nasional bisa terakomodasi.

“Pergeseran ini kami konsultasikan ke provinsi untuk mendapat persetujuan terkait program yang harus digeser. Dalam KUA-PPAS Perubahan, kita menyesuaikan dengan kebijakan pusat, terutama PSN yang memang wajib dialokasikan,” kata Wahyu.

Wahyu menyebut sejumlah program strategis termasuk dalam PSN, seperti Sekolah Rakyat, Malang Baru Gemilang (MBG), cek kesehatan gratis, hingga Koperasi Merah Putih. Ia menegaskan, langkah tersebut bukan hanya bentuk kepatuhan terhadap kebijakan pusat, tetapi juga wujud keberpihakan kepada masyarakat.

“Pemerintah daerah mengimbangi, ada pergeseran, ada nilai yang dikeluarkan, namun semua diarahkan agar program prioritas bisa terlaksana,” ujarnya.

Sementara itu, Ketua DPRD Kota Malang, Amithya Ratnanggani Sirraduhita, menegaskan pihaknya telah melakukan analisa di Badan Anggaran (Banggar), termasuk mendorong potensi kenaikan pendapatan dari sektor pajak daerah.

“Intinya itu sebagai salah satu analisa kami kemarin di Banggar. Ada beberapa yang masih berpotensi bisa digenjot lagi. Untuk apa? Ya balik lagi, untuk masyarakat,” kata Amithya.

Ia menambahkan, DPRD juga menyoroti pentingnya penguatan program PSN yang dilaksanakan di Kota Malang. Menurutnya, hal ini merupakan bentuk komitmen pemda yang patut mendapat dukungan penuh.

“Yang kami garis bawahi, PSN yang ada lokusnya di Kota Malang. Ini sudah beberapa kali kami koordinasikan, harapannya bisa disambut dengan baik. Bagaimanapun PSN ini bagus, untuk masyarakat juga,” jelasnya. (yog/bob)

Exit mobile version