Pemkot Malang Lantik 176 Pejabat Hari Ini, Kekosongan di Kelurahan Jadi Prioritas

Wali Kota Malang, Wahyu Hidayat bersama Pj Sekda, R Dandung Djulhardjanto saat diwawancarai awak media (foto: blok-a.com / Yogga Ardiawan)
Wali Kota Malang, Wahyu Hidayat bersama Pj Sekda, R Dandung Djulhardjanto saat diwawancarai awak media (foto: blok-a.com / Yogga Ardiawan)

Kota Malang, blok-a.com – Pemerintah Kota (Pemkot) Malang bakal melantik 176 pejabat untuk mengisi sejumlah jabatan yang masih kosong di lingkungan pemerintahan. Pengisian jabatan di tingkat kelurahan dan kecamatan menjadi salah satu prioritas ini akan dilakukan di Gedung Graha Purva Praja, Kelurahan Arjowinangun Kecamatan Kedungkandang pada Jumat (2/10/2026) siang nanti.

Wali Kota Malang Wahyu Hidayat mengatakan, pelantikan dilakukan setelah Pemkot Malang mendapat persetujuan dari Badan Kepegawaian Negara (BKN).

“Persetujuan dari BKN sudah turun, ada 176 orang. Jadi banyak, makanya saya mohon maaf kalau tidak bisa September, karena prosesnya juga nggak mudah,” ujar Wahyu, Jumat (2/10/2026).

Proses pengajuan nama-nama calon pejabat ke BKN sempat mengalami kendala administrasi. Sebanyak 29 pegawai sempat dikembalikan karena masih terdapat persyaratan yang harus dilengkapi Pemkot Malang.

Pemkot Malang kemudian melengkapi dokumen yang dibutuhkan dan kembali mengirimkan data tersebut ke BKN. Namun, masih ditemukan sejumlah kekurangan sehingga proses harus kembali diselesaikan.

“Kemudian kami kirimkan lagi, tetapi masih ada yang kekurangan lagi, tetapi akhirnya dalam minggu ini sudah turun,” ungkapnya.

Wahyu menyebut, kekosongan jabatan masih banyak ditemukan di tingkat kelurahan dan kecamatan. Kondisi tersebut menjadi perhatian dalam penataan aparatur di lingkungan Pemkot Malang.

Hal itu juga berkaitan dengan hasil laporan keterangan pertanggungjawaban (LKPJ) Pemkot Malang yang mencatat perlunya penataan dan mutasi pegawai, khususnya di tingkat kelurahan dan kecamatan.

“Dalam LKPJ saya terkait dengan mutasi, terutama mereka yang berada di tingkat kelurahan, kecamatan banyak yang kosong. Kami akan banyak mengisi di sana,” pungkasnya. (yog)

Exit mobile version