Pemkab Mojokerto Raih Prestasi Berkat Penerapan Budaya Kerja BerAKHLAK

Penyerahan penghargaan kepada Institusi yang menunjukkan performa kinerja perangkat daerah.(blok-a.com/Syahrul Wijaya)
Penyerahan penghargaan kepada Institusi yang menunjukkan performa kinerja perangkat daerah.(blok-a.com/Syahrul Wijaya)

Mojokerto, blok-a.com – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Mojokerto berhasil menunjukkan komitmen kuat terhadap reformasi birokrasi sepanjang tahun 2024.

Dengan menerapkan nilai-nilai budaya kerja ASN BerAKHLAK (Berorientasi Pelayanan, Akuntabel, Kompeten, Harmonis, Loyal, Adaptif, dan Kolaboratif), Pemkab Mojokerto mencatatkan berbagai prestasi gemilang yang mendapat apresiasi nasional.

Keberhasilan ini terwujud melalui sejumlah program strategis, seperti penghapusan kemiskinan ekstrem, penurunan angka stunting, peningkatan penggunaan produk dalam negeri, hingga percepatan belanja daerah.

Sebagai bentuk pengakuan atas pencapaian tersebut, Pemkab Mojokerto dianugerahi insentif fiskal terbaik se-Jawa Timur.

Apresiasi atas pencapaian Pemkab Mojokerto disampaikan dalam acara Penghargaan Hasil Penilaian Kompetisi Kinerja Perangkat Daerah 2024, yang digelar di Hotel Aston, Desa Kenanten, Kecamatan Puri, Selasa (17/12/2024).

Acara ini dihadiri oleh Sekretaris Daerah Kabupaten (Sekdakab) Mojokerto, Teguh Gunarko, bersama jajaran asisten, staf ahli, kepala perangkat daerah, camat, serta pimpinan RSUD dan puskesmas.

“Keberhasilan ini menegaskan tekad pemerintah daerah untuk terus berinovasi demi meningkatkan kesejahteraan masyarakat,” ujar Teguh Gunarko dalam sambutannya.

Dalam kompetisi kinerja perangkat daerah tahun ini, beberapa institusi menunjukkan performa yang menonjol:
– Kategori Penyelenggaraan Pelayanan Publik:
– Dinas Pendidikan (96,44)
– Puskesmas Dawarblandong (94,97)
– Dinas Sosial (94,38)
– Kategori Sinergitas Kecamatan:
– Kecamatan Pungging (95,60)
– Kecamatan Puri (94,77)
– Kecamatan Kutorejo (93,98)
– Kategori Kompetisi Kinerja Perangkat Daerah:
– Inspektorat (81,51)
– BKPSDM (79,60)
– Dinas Kesehatan (78,23)

Sekdakab Teguh menegaskan bahwa budaya kerja ASN BerAKHLAK menjadi kunci di balik keberhasilan ini. Ia juga mendorong perangkat daerah untuk terus meningkatkan inovasi dan memperkuat pelayanan publik.

“Dengan semangat BerAKHLAK, kita berhasil menciptakan pelayanan yang berkualitas dan hasil yang nyata untuk masyarakat,” tuturnya.

Menutup acara, Teguh mengingatkan pentingnya menjaga momentum dan memastikan kinerja tetap konsisten di tahun mendatang.

“Kita harus mempertahankan standar yang sudah dicapai, terutama dengan transisi pemerintahan yang berjalan lancar. Komitmen bersama adalah modal utama untuk melanjutkan pembangunan yang berkelanjutan,” pungkasnya.

Keberhasilan Pemkab Mojokerto ini menjadi bukti nyata bahwa budaya kerja yang berbasis integritas dan kolaborasi mampu membawa perubahan positif bagi birokrasi dan masyarakat.(sya/lio)

Exit mobile version