Pemkab Mojokerto Dorong Inovasi Generasi Muda Lewat Lomba Pemuda Pelopor

Kadisporabudpar kabupaten Mojokerto Norman Handito memberikan hadiah secara simbolis kepada pemenang lomba.(dokumen Kominfo)
Kadisporabudpar kabupaten Mojokerto Norman Handito memberikan hadiah secara simbolis kepada pemenang lomba.(dokumen Kominfo)

Mojokerto, blok-a.com – Pemerintah Kabupaten Mojokerto melalui Dinas Pemuda, Olahraga, Kebudayaan, dan Pariwisata (Disporabudpar) mengadakan lomba Pemilihan Pemuda Pelopor untuk memotivasi generasi muda terus berkarya dan berinovasi.

Malam puncak acara ini berlangsung di Pendopo Graha Maja Tama (GMT) pada Senin (28/10/2024), dan dihadiri oleh Penjabat Sementara (Pjs) Bupati Mojokerto, Akhmad Jazuli.

Dalam sambutannya, Akhmad Jazuli menyampaikan bahwa ajang ini bertujuan untuk mendukung pemuda yang berpotensi agar bisa berkontribusi bagi bangsa.

“Lomba Pemuda Pelopor ini merupakan wujud nyata upaya bersama mendorong peran aktif pemuda dalam berbagai bidang. Saya yakin melalui ajang ini, akan lahir pemuda-pemuda dengan ide kreatif, inovatif, serta kepedulian tinggi terhadap masalah di lingkungan sekitar,” ujarnya.

Pjs Bupati juga mengapresiasi semangat para peserta lomba, khususnya para juara, agar mereka terus mengembangkan kreativitasnya. Ia berharap generasi muda ini dapat mempertahankan daya juang dan inspirasi bagi pemuda lainnya.

“Selamat kepada para pemenang. Teruslah menjadi pemuda inspiratif, kreatif, dan inovatif yang mampu berkontribusi nyata untuk masyarakat. Mari bersama kita wujudkan Kabupaten Mojokerto yang maju, berdaya saing, dan sejahtera,” tambahnya.

Perlombaan ini mencakup tiga bidang, yaitu Pendidikan, Seni Budaya, serta Pengelolaan Sumber Daya Alam, Lingkungan, dan Pariwisata.

Tujuh penghargaan untuk masing-masing kategori diberikan langsung oleh Pjs Bupati Akhmad Jazuli didampingi Sekretaris Daerah Teguh Gunarko dan Kepala Disporabudpar, Norman Handito.

Menurut Norman, seleksi lomba ini telah dimulai sejak pendaftaran pada 20 Maret – 31 Mei 2024, dilanjutkan dengan wawancara pada 5-6 Juni, serta penilaian lapangan pada 27-28 Juni.

“Sebanyak 38 pemuda dari 18 kecamatan di Mojokerto berpartisipasi dalam seleksi yang ketat. Dari hasil seleksi, terpilih sembilan nominator terbaik, dengan masing-masing bidang diwakili oleh tiga pemuda,” jelas Norman.(sya/lio)

Exit mobile version