Kabupaten Malang, blok-a.com – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Malang menjalin kerja sama dengan PT Bank Pembangunan Daerah Jawa Timur (Bank Jatim) Cabang Kepanjen untuk memperkuat tata kelola pemerintahan, pengelolaan keuangan daerah, serta peningkatan kualitas pelayanan publik melalui pemanfaatan layanan perbankan.
Kesepakatan bersama tersebut ditandatangani oleh Bupati Malang HM Sanusi dan dihadiri Direktur Keuangan PT Bank Pembangunan Daerah Jawa Timur Tbk R.M. Wahyukusumo Wisnubroto, Pimpinan Bank Jatim Cabang Kepanjen Satria Dananjaya, serta jajaran kepala perangkat daerah di lingkungan Pemerintah Kabupaten Malang.
Kerja sama ini menjadi bagian dari upaya memperkuat sinergi antara Pemkab Malang dan Bank Jatim sebagai mitra strategis pembangunan daerah, khususnya dalam menghadirkan sistem layanan keuangan yang lebih modern, efisien, aman, dan mudah diakses masyarakat.
Sanusi mengatakan, penandatanganan kesepakatan tersebut bukan sekadar memenuhi kebutuhan administratif, melainkan bentuk komitmen bersama dalam meningkatkan kualitas layanan kepada masyarakat.
“Penandatanganan kesepakatan bersama ini bukan sekadar memenuhi aspek administratif atau formalitas kelembagaan. Lebih dari itu, momentum ini merupakan bentuk komitmen bersama untuk memperkuat sinergi dalam menghadirkan layanan perbankan yang semakin mudah, aman, cepat, transparan, dan akuntabel,” ujar Sanusi.
Ia menambahkan, perkembangan teknologi informasi dan digitalisasi menuntut pemerintah daerah untuk terus beradaptasi, terutama dalam pengelolaan keuangan dan penyelenggaraan pelayanan publik. Karena itu, dukungan sektor perbankan menjadi salah satu faktor penting dalam mendorong transformasi tersebut.
Sanusi berharap kerja sama ini mampu mengoptimalkan berbagai layanan transaksi keuangan, termasuk pengembangan layanan digital yang memberikan kemudahan bagi masyarakat. Sanusi mengungkapkan digitalisasi bukan lagi sebuah pilihan, melainkan kebutuhan untuk menghadirkan pelayanan publik yang semakin berkualitas, efektif, dan responsif terhadap perkembangan zaman.
“Melalui kerja sama ini, saya berharap pemanfaatan jasa layanan perbankan dapat semakin mengoptimalkan berbagai layanan transaksi keuangan, termasuk pengembangan layanan digital yang memberikan kemudahan bagi seluruh lapisan masyarakat,” jelasnya.
Ia menambahkan, sinergi dengan Bank Jatim juga diharapkan dapat memperkuat implementasi Elektronifikasi Transaksi Pemerintah Daerah (ETPD). Melalui sistem transaksi non-tunai yang semakin terintegrasi, transparansi dan akuntabilitas pengelolaan keuangan daerah diyakini akan semakin meningkat.
Selain mendukung tata kelola pemerintahan, Sanusi berharap Bank Jatim dapat terus berperan dalam mendorong pertumbuhan ekonomi daerah melalui berbagai program pemberdayaan masyarakat.
“Kami berharap sinergi yang terjalin tidak hanya terbatas pada layanan perbankan semata, tetapi juga dapat diperluas melalui berbagai program pemberdayaan ekonomi masyarakat, penguatan pelaku UMKM, peningkatan literasi dan inklusi keuangan, serta dukungan terhadap percepatan pembangunan daerah yang berkelanjutan,” ungkapnya.
Menurut Sanusi, pembangunan daerah membutuhkan kolaborasi yang kuat antara pemerintah, dunia usaha, sektor perbankan, dan masyarakat. Karena itu, Pemkab Malang akan terus membuka ruang kerja sama dengan berbagai pihak untuk mempercepat pembangunan di berbagai sektor.
“Kami meyakini bahwa pembangunan yang berkelanjutan hanya dapat diwujudkan melalui kerja sama yang saling menguatkan, saling percaya, serta memiliki tujuan yang sama, yaitu meningkatkan kesejahteraan masyarakat Kabupaten Malang,” pungkasnya. (yog/bob)



