Lokasi Parkir Khusus Kayutangan Heritage Ditambah, Ini Rencana Lokasinya

Garis putih di tengah jalan Kayutangan Kota Malang (blok-a/mike)
Garis putih di tengah jalan Kayutangan Kota Malang (blok-a/mike)

 

Kota Malang, blok-a.com – Dinas Perhubungan (Dishub) Kota Malang berencana untuk menambah lokasi parkir khusus di kawasan Heritage Kayutangan. Lahan parkir khusus tersebut rencananya akan dibangun di gedung eks Bank Mandiri Syariah, Jalan Basuki Rachmat Kecamatan Klojen.

Kepala Dishub Kota Malang, Widjaja Saleh Putra mengatakan bahwa penambahan lahan parkir khusus Kayutangan Heritage ini akan dibangun pada tahun 2025 mendatang. Dan sampai saat ini prosesnya sedang memasuki pengadaan lahan.

Pria yang akrab disapa Jaya ini menerangkan untuk saat ini sudah dilakukan kajian hingga perhitungan proyeksi kapasitas kendaraan yang bisa ditampung. Berdasarkan penilaian appraisal, nilai lahan tersebut berkisar antara Rp 23 milyar hingga Rp 26 milyar.

“Rencananya, pembangunan parkir di eks Bank Mandiri Syariah ini akan terhubung dengan parkir vertikal yang ada di eks DLH, Jalan Majapahit Kota Malang. Nanti jika terhubung dengan eks DLH, maka kapasitasnya bisa mencapai 1.200 kendaraan roda dua dan 124 mobil,” kata Jaya.

Jaya menjelaskan, pembangunan parkir vertikal di eks DLH sudah hampir rampung. Dia memproyeksikan akan beroperasi pada Januari 2025. Sedangkan untuk pengadaan lahan di eks Bank Mandiri Syariah sendiri ditargetkan rampung pada Desember 2024 nanti.

“Target (pembangunan di eks Bank Mandiri Syariah) Juli 2025 selesai. Anggaran pembangunan disiapkan Rp 20 milyar. Ini sudah diajukan di APBD 2025. Sebab, ini bagian dari proyek strategis Kota Malang 2025,” bebernya.

Hingga saat ini, Dishub Kota Malang telah melakukan sosialisasi dan konsultasi publik terhadap rencana pengadaan lahan untuk kawasan parkir Kayutangan tersebut. Konsultasi publik ini melibatkan berbagai pihak, mulai dari masyarakat setempat, pengusaha di Kayutangan, Kejari Kota Malang, Polresta Malang Kota hingga Tim Ahli Cagar Budaya (TACB) Kota Malang.

Pelibatan TACB dalam konsultasi publik ini lantaran bangunan eks Bank Mandiri Syariah itu juga merupakan bangunan cagar budaya di Kota Malang.

“Memang ini bangunan cagar budaya. Makanya kami juga akan melibatkan TACB dalam perancangan Detail Engineering Design (DED)-nya,” pungkasnya. (mg1/bob)

Exit mobile version