Jember, blok-a.com – Suasana menjelang Lebaran di Kabupaten Jember tahun ini terasa lebih hangat dengan adanya pesan mendalam dari sang kepala daerah. Di tengah kesibukan persiapan fisik kota, Bupati Jember Gus Fawait justru memberikan perhatian lebih pada “dapur” warga-warganya.
Pada Minggu (15/3/2026), beliau menyampaikan pesan yang menyentuh sekaligus tegas kepada para Camat se-Kabupaten Jember.
Gus Fawait menginginkan agar perayaan hari raya kali ini benar-benar dirasakan oleh semua orang, bukan hanya bagi mereka yang berkecukupan. Baginya, kebahagiaan Lebaran akan terasa hambar jika masih ada tetangga atau warga di pelosok desa yang bingung mencari beras untuk dimasak.
“Bayangkan jika di hari kemenangan ini, ada warga kita yang hanya bisa melihat asap dapur tetangganya sementara dapurnya sendiri dingin. Saya minta tolong, para Camat, pastikan hal ini tidak terjadi. Turunlah ke rumah-rumah warga, lihat kondisi mereka secara langsung,” ujar Gus Fawait dengan nada yang persuasif.
Instruksi ini menekankan pada aspek kepekaan sosial. Gus Fawait meminta jajaran pemerintah di tingkat kecamatan untuk lebih proaktif dan tidak terpaku pada data di atas kertas saja. Beliau menyadari bahwa seringkali ada warga miskin atau fakir yang secara administrasi terlewatkan, namun secara realita sangat membutuhkan uluran tangan.
Menariknya, komitmen Gus Fawait tidak berhenti pada perintah saja. Beliau menawarkan jaminan pribadi: jika pihak kecamatan angkat tangan karena keterbatasan anggaran atau bantuan, beliau siap memberikan solusi langsung.
“Sampaikan ke saya jika ada kendala. Biar saya sendiri yang turun tangan memastikan mereka punya bahan pokok,” tuturnya.
Melalui pendekatan yang lebih manusiawi ini, diharapkan para camat di Jember tidak hanya bekerja sebagai pejabat, tapi juga sebagai pelindung warga.
Semangat Idulfitri yang penuh kasih dan berbagi diharapkan benar-benar nyata dirasakan di setiap sudut Jember, memastikan tidak ada seorang pun yang merasa ditinggalkan di hari yang suci ini.(sir/rio/bob)



