Sumenep, blok-a.com – Upaya Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Sumenep melalui Disbudporapar dalam melestarikan warisan leluhur berupa pusaka, salah satunya dengan menggelar kontes dan pameran. Pameran itu bertajuk ‘Indonesia Pusaka Dalam Menjaga Kemerdekaan’.
Pemkab Sumenep melibatkan paguyuban pecinta keris, batu akik, bonsai, museum dan seni ukir untuk ikut memeriahkan HUT Kemerdekaan RI ke-78.
Even itu digelar sebagai langkah nyata pemerintah daerah memperkenalkan potensi kekayaan budaya dan tradisi kepada masyarakat pada generasi muda.
“Kami ingin membangun kesadaran kolektif masyarakat bahwa benda-benda warisan masa lalu (leluhur) memiliki nilai sejarah luar biasa. Untuk itu, harus tetap lestari sepanjang masa. Makanya kita kenalkan pada generasi muda, untuk menjaga dan melestarikannya,” kata Bupati di sela-sela pembukaan acara, di Pendopo Agung Keraton Sumenep, Kamis (24/08/2023).
Untuk itu, kata Fauzi, sengaja digelar kontes dan pameran dengan melibatkan siswa mulai tingkat Sekolah Dasar (SD) hingga Sekolah Menengah Atas (SMA) melihat langsung kegiatan tersebut.
“Pelajar dilibatkan di kegiatan ini guna memberi pemahaman tentang seni dan prosesnya, seperti pembuatan keris, batu akik, bonsai hingga seni ukir. Sehingga mereka memahami dan mencintai yang pada akhirnya menjaga dan melestarikannya,” terang Bupati.
Politisi PDIP Sumenep ini mengatakan, pemerintah daerah mengapresiasi kepada semua paguyuban yang terlibat dalam kegiatan ini. Sebab bukan sekedar kontes dan pameran saja, melainkan sebagai media edukasi bagi generasi muda.
“Melalui acara ini bisa mempererat hubungan di antara para pecinta keris, akik, bonsai, dan seni ukir. Sekaligus menginspirasi masyarakat khususnya generasi muda untuk aktif melestarikan budaya dan seni di daerah,” jelasnya.
Kepala Dinas Kebudayaan, Pemuda, Olahraga, Pariwisata (Disbudporapar) Moh. Iksan mengatakan kontes dan pameran keris, batu akik, bonsai, museum dan ukir, diikuti oleh puluhan paguyuban dari berbagai daerah di Indonesia, yang berlangsung di area Pendopo Keraton Sumenep mulai 24 – 27 Agustus 2023.
“Pameran ini diikuti oleh berbagai paguyuban dan komunitas termasuk pameran museum. Itu diikuti oleh Keraton Kabupaten Sumenep, Museum Mandilaras dari Pamekasan dan Museum Cakraningrat dari Kabupaten Bangkalan,” terang Kadisbudporapar ini. (do/lio)











Balas
Lihat komentar