DPUPR Magetan Bangun TPS3R di Kepolorejo, Perkuat Pengelolaan Sampah

Pembangunan TPS3R di Kelurahan Kepolorejo, Kecamatan Magetan, Kabupaten Magetan
Pembangunan TPS3R di Kelurahan Kepolorejo, Kecamatan Magetan, Kabupaten Magetan.

Magetan, blok-a.com – Kelurahan Kepolorejo, Kecamatan Magetan, menjadi salah satu wilayah penerima pembangunan Tempat Pengelolaan Sampah Reduce, Reuse, dan Recycle (TPS3R) tahun 2025.

Fasilitas ini dibangun oleh Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (DPUPR) Kabupaten Magetan melalui pendanaan Dana Alokasi Khusus (DAK) Kementerian PUPR, dengan pelaksanaan secara swakelola oleh Kelompok Swadaya Masyarakat (KSM) Ngudi Berkah.

Kepala Bidang Cipta Karya DPUPR Magetan, Rokhmat Zainuddin, menyampaikan bahwa TPS3R di Kepolorejo menjadi bagian dari lima lokasi pembangunan fasilitas serupa tahun ini.

Tujuannya, mengurangi beban sampah yang masuk ke Tempat Pembuangan Akhir (TPA) dan mendorong kesadaran warga untuk mengelola sampah sejak dari rumah.

“Pada tahun ini, kami membangun TPS3R di lima lokasi, yaitu Kelurahan Sukowinangun, Tawanganom, Kepolorejo, Mranggen, dan Desa Kartoharjo. Keberadaan fasilitas ini diharapkan mampu mengurangi beban sampah yang masuk ke TPA sekaligus meningkatkan kesadaran warga untuk mengelola sampah secara mandiri,” ujarnya, Jumat (15/8/2025).

Terpisah, Lurah Kepolorejo, Aditya Surendra, menjelaskan bahwa TPS3R di wilayahnya dirancang sebagai pusat pengolahan sampah terpadu.

Fasilitas ini juga akan menjadi laboratorium pangan hijau yang terintegrasi dengan pertanian, perikanan, dan peternakan.

“Pemanfaatan lahan akan diarahkan untuk pengembangan kolam ikan, kebun sayur, dan tanaman produktif. Hasil pengolahan sampah organik nantinya akan dimanfaatkan sebagai media tanam, sehingga mendukung konsep zero waste,” jelasnya.

Namun, Aditya mengakui masih ada tantangan di sisi pembiayaan operasional. Saat ini, tarif retribusi sampah di Kepolorejo hanya Rp9.000 per rumah tangga, jauh di bawah rata-rata wilayah lain yang mencapai Rp15.000–Rp25.000.

“Dengan tarif tersebut, biaya operasional belum dapat tertutupi secara penuh. Kami akan melakukan pembahasan bersama RT dan RW untuk mencari solusi terbaik agar TPS3R dapat berjalan berkelanjutan,” tambahnya.

Sebagai penutup, Aditya menyampaikan apresiasi kepada DPUPR Magetan, Kementerian PUPR, dan semua pihak yang mendukung terwujudnya TPS3R di Kepolorejo.

“Terima kasih kepada DPUPR Magetan, Kementerian PUPR, KSM Ngudi Berkah, serta seluruh warga Kepolorejo yang telah ikut berpartisipasi. Kami berharap dukungan ini terus berlanjut agar pengelolaan sampah di Kepolorejo dapat menjadi contoh bagi wilayah lain,” tandasnya.(nan/lio)

Exit mobile version