Kabupaten Malang, blok-a.com – Aktivitas masyarakat meningkat dibandingkan hari biasa saat momen natal dan tahun baru (Natru) beberapa waktu lalu. Hal ini dibarengi dengan menlonjaknya volume sampah, termasuk di tempat wisata.
Plt Kepala DLH Kabupaten Malang, Dzulfikar Nurrahman mengkungkapkan, untuk mengatasi peningkatan volume sampah selama libur nataru, pihaknya mengerahkan ratusan petugas lapangan untuk pembersihan sampah.
“Ada sebanyak 198 petugas lapangan tidak ada yang libur selama natal dan tahun baru. Mereka bertugas mengangkut sampah ke penampungan sampah sementara,” kata Dzulfikar, Jumat (3/1/2025).
Selain itu, DLH juga melakukan monitoring tempat penampungan sampah sebanyak 462 titik. Monitoring itu sendiri juga dipusatkan di setiap pasar maupun tempat wisata yang banyak dikunjungi selama libur panjang.
“Apabila ada peningkatan volume sampah maka akan dilakukan penambahan ritasi pengangkutan sampah demikian pula dengan penyapuan,” tambahnya.
Avi sapaan akrabnya menyebut, masing-masing sampah yang terkumpul dari penampungan sampah sementara disetorkan ke tiga TPA milik Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Malang, diantaranya TPA Randuagung di Kecamatan Singosari, TPA Paras di Poncokusumo dan TPA Talangagung, Kepanjen.
“Pengelolaan sampah di masing-masing TPA kami menggunakan metode control landfill. Dalam metode control landfill, sampah yang telah tertimbun akan ditutup dengan lapisan tanah secara berkala untuk mengurangi gangguan lingkungan,” jelasnya.
“Selain itu, sampah juga akan dipadatkan dan diratakan untuk meningkatkan efisiensi pemanfaatan lahan dan kestabilan permukaan TPA,” sambungnya. (ptu)




