Dewan Melihat Tarik Menarik ‘Kepentingan’ Calon Pj Membuat Kota Batu Stagnan

Pemerintahan Kota Batu hingga saat ini masih dipimpin oleh Plh Wali Kota Kota Batu, Zadim Efisiensi, Rabu (4/1/2023). (doi/blok-a.com)
Pemerintahan Kota Batu hingga saat ini masih dipimpin oleh Plh Wali Kota Kota Batu, Zadim Efisiensi, Rabu (4/1/2023). (doi/blok-a.com)

Kota Batu, blok-a.com – Kesan ‘tarik menarik’ nama calon Pelaksana Jabatan (Pj) Kota Batu di mata Wakil Ketua I DPRD Kota Batu, Mur Rochman justru membuat Kota Batu Stagnan.

Masa transisi pemerintah Kota Batu sekira dua tahun, dipandang Cak Nur panggilan akrabnya, cukup panjang. Menurutnya, riskan jika Pj wali kota tidak kunjung diputuskan.

“Pj wali kota harus segera dipastikan. Pertimbangannya sederhana saja, jangan sampai pemerintahan Kota Batu stagnan. Bahkan tidak jalan karena terbatasnya kewenangan Plh Wali Kota Batu,” tegas dia, Rabu (4/1/2023).

Kesan tarik menarik kepentingan dalam menentukan PJ Wali Kota Batu, dipandang Cak Nur sebagai hal yang sangat luar biasa merugikan.

“Tolong jangan korbankan masyarakat dalam menerima pelayanan pemerintah. Silakan agenda politik atau kepentingan terkait nama-nama yang akan di tetapkan nantinya, asal jangan korbankan rakyat,” imbau dia.

Cak Nur menekankan, Pj Wali kota harus mampu menghasilkan kebijakan yang menyentuh langsung masyarakat dan menjadi konduktor yang baik dalam memimpin pemerintahan.

“Prioritaskan apa yang menjadi kebutuhan masyarakat dari pada yang menjadi kepentingan kelompok dan golongan. Maka segera akhiri tarik menarik nama-nama calon Pj Walikota dan jangan sampai memperpanjang masa tugas Plh,” pungkas dia.

Sekadar informasi, sebelumnya muncul enam nama calon PJ Wali Kota Batu, yakni Kepala Dinas Komunikasi dan Informatika (Kominfo) Jatim Hudiyono, Sekda Kabupaten Malang Wahyu Hidayat, Sekda Kota Batu Zadim Efisiensi, Kepala Badan Pengembangan Sumber Daya Manusia (BPSDM) Jatim Aries Agung Paewai, Pulung Chausar Kepala Dinas Pemuda dan Olahraga (Kadispora) Jatim dan Indyah Aryani Kepala Dinas Peternakan (Kadisnak) Jatim.

Selanjutnya mengerucut menjadi 3 nama. Ialah Aries Agung Paewai, Hudiyono dan Zadim Efisiensi. Namun sampai dengan saat ini Mendagri yang memiliki wewenang belum memberikan keputusan. Kenday telah sepekan lebih Kota Batu dipimpin Plh Wali Kota. (doi/lio)

Exit mobile version