Anggota DPR RI Bicara Soal Tagar Kabur Aja Dulu, Hingga Gerakan Indonesia Gelap

Anggota DPR RI Komisi II, Ahmad Irawan (dok. Tim Ahmad Irawan)
Anggota DPR RI Komisi II, Ahmad Irawan (dok. Tim Ahmad Irawan)

Kota Malang, blok-a.comAnggota Komisi II DPR RI, Ahmad Irawan menanggapi adanya tagar ‘Kabur Aja Dulu’, dan juga gerakan ‘Indonesia Gelap’.

Anggota DPR RI dari Partai Golkar ini telah mengetahui adanya tagar Kabur Aja Dulu dan gerakan ‘Indonesia Gelap’.

Seperti diketahui, tagar Kabur Aja Dulu marak di media sosial. Tagar tersebut bentuk respon dari masyarakat dan mahasiswa terkait polemik kebijakan pemerintah. Tren ini mengajak masyarakat hidup di luar negeri.

Sementara gerakan ‘Indonesia Gelap’ merupakan bentuk kritikan dari masyarakat di media sosial akan kebijakan Presiden Prabowo Subianto, yakni salah satunya efisiensi anggaran.

Menurut Irawan, saat ini kebijakan yang dibuat oleh Prabowo Subianto ialah bersifat transisional. Artinya, kebijakan presiden saat ini masih proses pergantian dari kebijakan mantan Presiden, Jokowi.

“Tentu setiap presiden punya fokus yang berbeda. Kalau sebelumnya Jokowi fokus pada kebijakan infrastruktur, Prabowo punya kebijakan pokok yakni MBG,” kata dia, Jumat (21/2/2025).

Anggota DPR RI dari Dapil Malang Raya ini juga menjelaskan, penyebab tagar dan gerakan itu muncul karena adanya kabar program Danantara.

Danantara sendiria ialah singkatan dari Daya Anagata Nusantara. Program ini menjadikan Danantara sebagai dana investasi pemerintah pada proyek-proyek berkelanjutan.

Anggaran dari dana investasi ini sendiri berasal dari efisiensi anggaran, kurang lebih Rp 325 triliun.

Irawan sendiri menyebut bahwa Danantara itu dibentuk untuk membantu pertumbuhan ekonomi sebesar 8 persen.

“Nah Danantara ini sudah disahkan UU-nya melalui revisi UU BUMN. Kalau kita bisa melihat potensi modal dari Danantara sekitar Rp 300 triliun mudah-mudahan ini bisa mendorong perekonomian Indonesia sampai posisi delapan dunia. Jadi negara berinvestasi pada proyek strategis,” tutupnya. (bob)

Exit mobile version