ADD Tahap I Cair, Perangkat Desa di Banyuwangi Terima Insentif Jelang Lebaran

Plt. Kepala DPMD Banyuwangi, Mohammad Luthfi.(blok-a.com/Kuryanto)
Plt. Kepala DPMD Banyuwangi, Mohammad Luthfi.(blok-a.com/Kuryanto)

Banyuwangi – blok-a.com – Menjelang Hari Raya Idulfitri 1446 H/2025, Alokasi Dana Desa (ADD) Tahap I di sejumlah desa di Kabupaten Banyuwangi mulai cair. Pencairan ini disambut lega oleh para kepala desa karena memungkinkan pembayaran penghasilan tetap (Siltap) dan insentif bagi perangkat desa.

Plt. Kepala Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa (DPMD) Banyuwangi, Mohammad Luthfi, membenarkan bahwa ADD tahap pertama sudah cair di sebagian besar desa.

“Total dari 189 desa yang sudah cair ada 170 desa, sisanya ada tiga desa yang masih revisi dan 16 desa belum upload ke aplikasi pencairan SPJ,” ujarnya pada Senin (24/3/2025).

Luthfi menambahkan bahwa pencairan ADD ini membawa manfaat besar bagi perangkat desa, termasuk kepala desa, RT/RW, Linmas, dan Kader Posyandu.

“Meskipun nilainya tidak besar, siltap dan insentif bagi perangkat desa sangat dinantikan, apalagi menjelang Hari Raya,” katanya.

Ia juga menjelaskan bahwa total anggaran ADD untuk 189 desa di Banyuwangi tahun ini mencapai Rp169,4 miliar. Untuk desa yang masih dalam proses revisi atau belum mengunggah dokumen pencairan, pencairan tetap diupayakan agar dapat diselesaikan sebelum Lebaran.

“Semua tergantung pada BPKAD dan desa masing-masing. Jika hingga Senin ini masih ada desa yang belum mengunggah dokumen, maka pencairan tidak bisa dijamin. Namun, kami tetap memproses pencairan bagi desa yang sudah memenuhi syarat agar bisa cair sebelum Lebaran,” jelasnya.

Sejumlah kepala desa menyambut baik pencairan ADD tahap pertama ini. Salah satunya Pemerintah Desa Gladag, Kecamatan Rogojampi, yang langsung menyalurkan insentif bagi Ketua RT/RW dan Kader Posyandu pada Sabtu (22/3/2025) malam.

“Alhamdulillah, ADD tahap pertama sudah diterima oleh Desa Gladag, sehingga kami bisa segera menyalurkan insentif kepada Ketua RT/RW dan Kader Posyandu,” kata Kepala Desa Gladag, A. Chaidir Sidqi.

Chaidir menegaskan bahwa pemberian insentif ini merupakan bentuk apresiasi pemerintah desa terhadap kinerja para Ketua RT, RW, dan Kader Kesehatan yang terus berkontribusi bagi masyarakat.

Di Desa Gladag, sebanyak 78 Ketua RT dan RW serta 37 Kader Kesehatan menerima insentif. Setiap penerima mendapatkan Rp300 ribu untuk periode Januari hingga Maret 2025.(kur/lio)

Exit mobile version