DPRD Kota Malang Tolak Rencana Pembangunan Alun-Alun Kedungkandang di Tahun 2023, Ini Alasannya

Ketua DPRD Kota Malang, I Made RIan Diana Kartika, Rabu (3/08/2022) (blok-A/Putu Ayu)

Kota Malang, blok-A.com – Rapat Paripurna pada Rabu (03/08/2022) yang digelar di ruang Paripurna DPRD Kota Malang dengan Agenda Penyampaian Laporan Badan Anggaran terhadap Rancangan KUA PPAS APBD Kota Malang TA 2023.

Dengan adanya rapat paripurna dengan Agenda Penyampaian Laporan Badan Anggaran terhadap Rangkuman KUA APPAS APBD Kota Malang dengan bertujuan untuk memberikan bahan pertimbangan bagi DPRD Kota Malang, guna pembahasan lebih lanjut atas Rancangan KUA-PPAS APBD Tahun Anggaran 2023 yang telah diajukan oleh Pemerintah Kota Malang.

Dalam pembahasannya, Badan Anggaran memberikan penyesuaian terhadap beberapa pengajuan terutama yang tidak begitu prioritas, seperti alun alun Kedungkandang. Hal tersebut juga disampaikan oleh Ketua DPRD Kota Malang, I Made Rian Diana Kartika.

“Alun alun kedungkandang belum kita setujui Rp 15 miliar karena masih bermasalah, kecuali kemarin seandainya lahannya tidak di situ kita masih pertimbangkan,” ujarnya.

Selanjutnya, Made juga menyebutkan untuk alun-alun Tugu juga belum disetujui karna pihaknya mengira banyak prioritas yang lebih penting seperti penanganan stunting dan pemulihan ekonomi Kota Malang lebih penting.

Made juga menyayangkan, mengenai 3 status pasar yang sampai saat ini belum teratasi. Pihaknya mengatakan KUA PPAS ini terakhir, yang artinya dalam masa periodenya Walikota dan Wakil Walikota belum bisa menyelesaikan penanganan masalah klasik.

“Sudah dapat dipastikan tidak akan selesai, ini kan sudah KUA PPAS terakhir, ini masih berjanji melibatkan kejaksaan kok baru sekarang dulu dulunya kemana,” ungkapnya.

“Kalau untuk pasar blimbing, wong MCC 100 Milyar aja cukup kok dan saya rasa pasar blimbing APBD kita mampu membiayai sendiri kecuali kalau pasar besar,” lanjutnya.

Diakhir Made mengatakan, besok (Kamis) akan ada pendapat akhir fraksi fraksi itu yang nantinya akan mengkritisi dari Anggota dewan lewat fraksinya tentang KUA PPAS final.

Setelah pengesahan KUA, Made juga mengatakan akan ada pembahasan RAPBD itu akan lebih detail lagi tentang penggunaan penggunaan anggarannya. (mg2/bob)

Exit mobile version