Kabupaten Malang, blok-a.com – Yayasan Rumah Solusi di Jl. Mangga Nomor 01, Kecamatan Tajinan, Kabupaten Malang, memilih tidak mengandalkan open donasi untuk menjalankan kegiatan sosial kemanusiaan. Berdiri sejak 14 Februari 2023, yayasan ini membangun kemandirian melalui dukungan internal dan unit usaha.
Ketua Yayasan Rumah Solusi, Hermin Susanti, mengatakan pihaknya berupaya menjaga keberlangsungan kegiatan sosial tanpa membiasakan diri meminta sumbangan kepada masyarakat.
“Kami tidak ingin terikat dengan siapapun, jadi kami memang benar-benar memikirkan bagaimana agar kegiatan sosial kemanusiaan yayasan kami tetap berjalan tanpa hal tersebut,” kata Hermin, Senin (21/9/2026).
Perempuan yang akrab disapa Hermin itu menambahkan, selama ini kegiatan yayasan ditunjang donatur tetap dari internal pengurus serta relasi suaminya. Selain itu, pihaknya mendirikan badan usaha untuk mendukung operasional yayasan.
Salah satu usaha yang dikembangkan adalah bisnis digital printing bernama Rumah Printing. Usaha tersebut dibangun menggunakan dana pribadi dan kini memiliki kantor sendiri.
“Alhamdulillah, baru-baru ini kami dapat membangun dari dana pribadi sebuah kantor dan membuka usaha di bidang digital printing yang bernama ‘Rumah Printing’,” ungkapnya.
Hermin mengakui perjalanan Yayasan Rumah Solusi tidak selalu berjalan mudah. Berbagai kendala dihadapi sejak awal pendirian, termasuk tantangan dalam menjaga keberlangsungan misi sosial kemanusiaan.
“Yang namanya terseok-seok kami telah alami dan hal tersebut mampu kami lewati berkat kesolidan, keteguhan dan keikhlasan dalam menjalankan misi sosial kemanusiaan kami dapat lepas dari semua kesulitan itu,” ujarnya.
Seiring berkembangnya unit usaha, Rumah Printing kini telah mempekerjakan tujuh orang. Para pekerja tersebut merupakan pemuda yang berasal dari sekitar Kecamatan Tajinan.
Selain mengembangkan usaha, Yayasan Rumah Solusi juga didukung 15 relawan dan sejumlah tenaga medis. Mereka ditempatkan untuk mendukung operasional empat unit ambulans yang dimiliki yayasan.
“Kami memperkerjakan pemuda di sekitar kecamatan Tajinan ini, dan ada 15 relawan dan beberapa tenaga medis yang kami tempatkan di 4 unit ambulans kami,” pungkas Hermin. (yog)




